Foto: suaramerdeka.com/Setyo Wiyono

Diana CL Buru Emas Kejurnas Motoprix Seri 4

Foto: suaramerdeka.com/Setyo Wiyono

Foto: suaramerdeka.com/Setyo Wiyono

KARANGANYAR, suaramerdeka.com - Tekad besar untuk memburu prestasi terus tertanam di benak pembalap motor putri Diana Cyrstal Lukmawati. Cewek asal Karanganyar yang akrab disapa Diana CL di sirkuit itu, kini bersiap memburu medali emas ke Subang.

Dia bertekad merebut gelar juara kelas matic khusus wanita dalam rangkaian Kejurnas Motoprix Seri 4 Region 2 di Subang, Sabtu-Minggu (15-16/10) mendatang. “Saya tak ingin hanya jadi penonton dalam penyerahan medali. Saya ingin menebus kegagalan dalam balapan di Ponorogo (Jatim-red), akhir pekan lalu,” kata Diana, Rabu (12/10).

Pada ajang adu kebut matic 115 cc khusus cewek di Kota Warok itu, dia gagal naik podium. Mahasiswa salah satu perguruan tingi swasta di Kota Bengawan tersebut hanya mampu finish di urutan empat. Dia menyebut faktor setelan mesin motor yang tidak akurat menjadi penyebab dirinya terlempar dari peringkat tiga besar.

“Motor tak mau melaju kencang, padahal gas sudah saya tarik sepenuhnya. Jadi saya kesulitan untuk mengejar lawan-lawan yang berada di depan,” tuturnya.

Situasi tersebut berbeda dibandingkan saat dia beradu kebut di Trenggalek, dua pekan sebelum balapan Ponorogo. Saat bersaing di Trenggalek, setelan mesin motornya bagus sehingga dia bisa meraih gelar juara kedua kelas matic. “Pada balapan di Subang nanti, mudah-mudahan setelan motor pas lagi sehingga tidak ada problem. Saya bertekad kembali merebut podium tertinggi,” tandas Diana.

Putri loper Suara Merdeka Ponco Arisnanto itu menambahkan, persaingan ketat sesama pembalap putri selalu terjadi pada ajang-ajang balap di wilayah Jabar dan DKI Jakarta.

Dia menyebut Dian Primita sebagai salah satu rival terdekatnya dalam berbagai balapan di dua wilayah tersebut. Pebalap asal Lamongan yang dikontrak salah satu klub di Jabar itu, saat ini performanya juga sedang mengapung.

(Setyo Wiyono / CN26)

Comments

comments