Foto: BBC.co.uk

Di Sepang, Ferrari Bakal Beri Perlawanan Sengit pada Mercedes

Foto: BBC.co.uk

Foto: BBC.co.uk

SEPANG, suaramerdeka.com - Ferrari menjanjikan bakal memberi perlawanan yang lebih sengit kepada Mercedes dibalapan di Sirkuit Sepang akhir pekan ini. Meski begitu, Ferrari mengakui, jika mengejar Mercedes masih jadi hal yang sulit untuk dilakukan.

“Mari berasumsi satu menit saja bahwa Mercedes tidak akan membuat kesalahan. Saya pikir dengan jarak yang kami buat di Melbourne, kami pikir cukup masuk akan kalau Mercedes masih akan berada di depan. Bagaimanapun, kami pikir kami bisa sedikit lebih dekat dengan mereka dibanding di Melbourne – jika kami melakukan segalanya dengan benar,” ungkap Direktur Teknis Ferrari, James Allison.

Di seri awal, yang digelar di Australia, Mercedes tampil dominan pada seri pembuka di Australia. Lewis Hamilton yang menjadi juara juga mencatatkan dirinya sebagai pemilik waktu lap tercepat plus meraih pole position.

Sebenarnya di Australia, Ferrari tampil memuaskan, di mana mereka berhasil finis di atas podium melalui pebalap barunya Sebastian Vettel.

Menjelang seri kedua di Malaysia, Ferrari yakin kalau mobil mereka akan punya kecepatan lebih baik dan memberi perlawanan lebih sengit pada Mercedes. Apalagi mobil ‘Kuda Jingkrak’ diakui belum dalam performa terbaik saat turun di Melbourne.

“Kami tidak tampil optimal di Melbourne dan, di Malaysia, kami harap kami bisa memperbaikinya. Jadi kami pikir kami bisa bisa menempatkan mobil di posisi tiga atau empat di grid,” lanjutnya seperti dikutip dari Crash.

Keyakinan Ferrari juga didasari oleh fakta bahwa layout Melbourne tidak jauh berbeda dengan Sepang, itu membuat paket aerodinamis mobil tidak banyak mengalami perubahan. Perbedaan terbesar antara kedua balapan adalah suhu panas di Sepang.

“Perbedaan utamanya, tentu saja, Sepang sangat panas, karena itulah ada lebih banyak tantangan untuk menjaga temperatur mobil tetap terjaga, dan yang lebih kritis lagi adalah temperatur ban. Manajemen ban akan lebih krusial di Sepang,” tandasnya.

(Andika Primasiwi, rtr / CN26)

Comments

comments