Foto: Antara

Denmark Terbuka, Hendra Melenggang Ahsan Tumbang

Foto: Antara

Foto: Antara

ODENSE, suaramerdeka.com - Hasil berbeda didapatkan Hendra Setiawan dan mantan pasangannya, Mohammad Ahsan, pada babak pertama kejuaraan bulu tangkis Denmark Terbuka Super Series Premier, di Odense Sports Park, Odense, Rabu (19/10).

Pasangan juara dunia 2015 tersebut, memulai petualangan baru bersama pasangan anyar masing-masing setelah ”diceraikan” seusai Olimpiade 2016 Rio de Janeiro, Brasil. Menjadi mentor bagi juniornya, Rian Agung Saputro, Hendra susah payah saat mengalahkan, Jones Rafly Jansen/Josche Zurwonne (Jerman), 17-21, 21-9, 21-17.

Sayang Ahsan yang kali ini menuntun Berry Angriawan gagal mengikuti langkah mereka. Melawan Choi Solgyu/Kim Gi Jung (Korsel), mereka kalah dalam dua gim langsung 21-23, 12-21.

Rian menuturkan, bersama Hendra, masing-masing masih menyesuaikan permainan. Akibatnya beberapa kali terjadi salah komunikasi dalam pengambilan kok.

”Pada gim pertama kami masih kagok di lapangan. Masih bingung. Kalau saya mau main seperti ini, Koh Hendra mau main gimana, jadi masih kurang klop. Tapi pada gim kedua dan ketiga, sudah mulai ketemu pola mainnya bagaimana,” ujar Rian sebagaimana dilansir Badmintonindonesia.org.

“Hari ini kami harus lebih siap lagi dari awal. Lebih fokus lagi. Sama dengan Rian, karena masih baru jadi kami masih butuh penyesuaian. Di gim pertama masih kagok rotasinya,” ujar Hendra.

Ketua Umum PP PBSI Gita Wirjawan gembira dengan hasil yang didapat Hendra/Rian. ”Sebagai pasangan baru tentu butuh penyesuaian agar lebih kompak di lapangan. Semoga Hendra dan Rian bisa tampil lebih baik lagi di babak berikutnya,” harapnya.

Hendra merupakan peraih juara ganda putra terakhir bagi Indonesia di Denmark. Tepatnya sewindu lalu saat masih berpasangan dengan Markis Kido.

Problem adaptasi juga dialami Ahsan/Berry. Melawan Choi/Kim mereka mengawali pertandingan dengan cukup baik. Bahkan hampir memenangi gim pertama saat unggul 20-17. Sayang ketika hanya memerlukan satu poin lagi untuk menutup gim, mereka justru banyak melakukan kesalahan sendiri, hingga akhirnya kalah 21-23. Masuk gim kedua, Ahsan/Berry gagal memperbaiki penampilannya dan kembali kalah 12-21.

(Wahyu Wijayanto / CN26)

Comments

comments