Foto: suaramerdeka.com / Hendra Setiawan

Deni Prayoga Duduki Lima Besar Turnamen Cepat Non-Master

Foto: suaramerdeka.com / Hendra Setiawan

Foto: suaramerdeka.com / Hendra Setiawan

SEMARANG, suaramerdeka.com - Pecatur muda Deni Prayoga menunjukkan kelasnya di ajang Turnamen Cepat Non-Master Kota Semarang di Taman Budaya Raden Saleh (TBRS), akhir pekan lalu. Meski bukan menjadi yang terbaik, pecatur kelahiran Semarang, 3 Januari 2001 itu, berhasil masuk lima besar.

Di ajang tahunan itu, Deni bersaing dengan 88 atlet yang jauh lebih senior. Tidak hanya dari Semarang saja, namun juga atlet dari Solo, Pekalongan, Batang, Jepara, Demak. Bahkan ada pecatur dari Uzbekistan, Avasvek Isbaev ikut meramaikan turnamen catur non-master itu.

Peraih perunggu pada Catur Internasional ”4th Penang Heritage City International Chess” di Malaysia, Desember 2012 itu berhasil mengumpulkan 6,5 poin. Poin yang didapat, sama dengan peringkat kedua hingga keempat. Hanya saja, Deni kalah dalam jumlah kemenangan.

Juara pertama diraih Avasbek Isbaev asal Uzbekistan yang meraih tujuh poin. Disusul Utomo dari RSCC Semarang di peringkat kedua. Adapun peringkat ketiga dan keempat ditempati Aj Karim asal Kuda Gajah Semarang dan Subkhan dari Demak. Peringkat kedua hingga kelima sama-sama mengumpulkan 6,5 poin.

Sementara itu, Ketua Harian Percasi Kota Semarang Syahrul Qirom mengatakan, turnamen cepat yang menggunakan sistem swiss delapan babak, bertujuan untuk menjaring atlet-atlet non master yang ada di Semarang. Melalui kegiatan ini, pihaknya telah memiliki bank data pecatur berbakat.

”Kami memang mengharapkan munculnya pecatur-pecatur muda, seperti Deni Prayoga asal Semarang. Dengan begitu, kami tidak kesulitan lagi mencari atlet saat Semarang mengikuti beberapa kejuaraan, baik tingkat Jateng maupun nasional,” sambung Syahrul.

Akhir pekan ini, Percasi Kota Semarang juga akan menggelar even, yakni Liga Catur Beregu. Rencananya, kegiatan yang berlangsung empat bulan sekali itu mulai diputar Minggu (28/9)di RM Sampoerna, Mangkang. Diikuti 16 klub catur di Kota Lumpia.

(Hendra Setiawan /CN26)

Comments

comments