Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Delapan Pesilat Jateng Duel di Kuala Lumpur

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

SOLO, suaramerdeka.com - Delapan pesilat pelatda Jateng bakal berduel pada Kejuaraan Internasional Pencak Silat di Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa-Sabtu (8-12/9). Mereka akan memburu medali pada ajang yang diikuti kontingen dari berbagai negara itu.

Namun menurut pelatih Pengprov Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jateng Indro Catur, keikutsertaan para atlet tersebut lebih ditujukan sebagai try out menjelang prakualifikasi PON XIX di Kaltim, 7-15 November mendatang.

”Para atlet yang dikirim memang dipilih berdasarkan kualifikasinya. Sebab mereka juga membawa nama Indonesia, meski yang memberangkatkan IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia) Jateng. Meski tak ditarget resmi, tapi mereka tetap memburu medali,” kata Catur, Senin (7/9).

Pesilat-pesilat pelatda tersebut adalah Bangun Novembrian yang akan bertanding di kelas B putra, Sapto Purnomo (D putra), Slamet Riyadi (E putra), M Risky Adi Wijaya (F putra), Tegar Ananda (H putra) dan Bagaskoro (I putra). Selain itu, dua atlet lainnya yakni Sri Rahayu (A putri) dan Ulvi K (C putri).

Menurut Catur, para atlet tersebut telah memiliki pengalaman membela Indonesia di arena internasional, seperti kejuaraan dunia, SEA Games, ASEAN University Games dan Asian Beach Games. Karena itu jam terbang mereka rata-rata juga relatif tinggi.

Kontingen tersebut akan dipimpin manajer Darmadi, serta didampingi duet pelatih Ronny Syaifullah dan Haris Nugroho. ”Mudah-mudahan mereka bisa masuk dalam perekrutan pelatnas pencak silat mendatang,” ujar Catur.

Dia menjelaskan, secara keseluruhan terdapat 18 pesilat yang masuk dalam pelatda pencak silat Jateng. Para atlet tersebut, plus lima pesilat lain yang masih dalam pantauan intensif, diproyeksikan memperkuat kontingen Jateng pada prakualifikasi PON mendatang.

(Setyo Wiyono / CN26)

Comments

comments