Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Debutan, Tim Menembak NPC Bidik Dua Emas di APG

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

SOLO, suaramerdeka.com - Tim menembak National Paralympic Committee (NPC) Indonesia bakal memulai kiprahnya dalam ASEAN Para Games (APG) Singapura 2015. Kendati berstatus debutan, empat paralimpian dalam tim yang diasah Saridi itu membidik dua medali emas pada pesta olahraga difabel Asia Tenggara yang digelar pada 3-9 Desember mendatang.

”Berdasarkan perhitungan kemampuan para atlet selama pelatnas dan kekuatan negara-negara rival, mudah-mudahan dua medali emas yang kami incar dapat tercapai,” kata dia, usai mendampingi latihan tembak di kompleks Manahan Solo, Kamis (26/11).

Indonesia berencana turun pada lima nomor menembak di Singapura. Paralimpian Aris Haryadi diproyeksikan beradu ketajaman bidikan di nomor air rifle prone 10 meter putra kelas SH1. Demikian pula Hanik Puji Astuti di nomor dan kelas yang sama di kelompok putri. Keduanya juga akan bersaing di kelas yang sama untuk nomor mix standing. ”Kalau saya cermati, peluang terbesar di nomor prone,” tambah Saridi.

Dua petembak lainnya adalah Bolo Triyanto yang diplot turun di nomor air rifle standing 10 meter putra, serta Zulkifli di nomor air pistol standing 10 meter putra. Keduanya juga bertekad untuk meraih prestasi terbaik dalam persaingan nanti.

”Seluruh atlet tentu ingin meraih medali emas dalam sebuah persaingan, demikian juga saya,” tandas Zulkifli yang mempunyai catatan terbaik 542 poin (per 60 butir peluru) selama pelatnas.

Tim Indonesia baru kali pertama mengikuti cabang menembak pada APG Singapura. Kontingen Merah-Putih bakal bersaing dengan empat negara rival pada cabang itu. Kontingen rival tersebut adalah tuan rumah Singapura yang akan menurunkan 11 atlet, Thailand (10 atlet), Kamboja (dua atlet) dan Malaysia (satu atlet). Diperkirakan persaingan terberat menghadapi para petembak tuan rumah dan Thailand.

(Setyo Wiyono / CN26)

Comments

comments