Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Dayat Bakal Jajal MTB di Kejuaraan Balap Sepeda Seri II

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

SOLO, suaramerdeka.com - Atlet balap sepeda Solo, Andriyan ‘’Dayat’’ Hidayat bakal turut bersaing dalam rangkaian Kejurda Usia Dini Seri II di Slawi Kabupaten Tegal, 22-23 Oktober mendatang. Pebalap tim Jateng pada PON XIX/2016 lalu itu tidak turun di lintasan road bike yang menjadi spesialisasinya, namun akan menjajal nomor MTB.

“Usia Dayat sudah melewati batas maksimal 16 tahun, kalau dia terjun di kelompok umur. Karena itu, dia biar dia ikut MTB kelas terbuka dalam rangkaian kejurda itu,’’ kata pelatih Pengkot Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Solo, Agus Sadiyanto, Jumat (14/10).

Kendati demikian, dia tidak memasang target bagi Dayat di lintasan MTB. Sebab, anak asuhnya tersebut lebih fokus mengasah kemampuan di nomor-nomor road race, terutama pada jalur tanjakan. Karakter balapan di lintasan road race dan MTB, berbeda. Jenis sepeda yang digunakan untuk kedua nomor itu juga tidak sama.

“Ya, dia ikut MTB untuk untuk penyegaran saja. Jadi tidak ada target. Biar untuk selingan, agar dia tidak jenuh setelah ditempa terus dalam latihan jarak jauh di jalan raya,” tutur Agus.

Saat road race di PON Jabar yang berakhir di Gunung Tangkuban Perahu, September lalu, dia  finish di urutan 14 dari total 60 peserta. Namun rival pebalap 18 tahun itu adalah para atlet yang rata-rata senior. “Dayat punya potensi bagus untuk terus dikembangkan pada kejuaraan-kejuaraan mendatang,” tambah sang pelatih.

Selain Dayat, empat atlet usia dini Kota Bengawan bakal bertarung pada kejura memperebutkan Trophi Ketua Umum Pengprov ISIS Jateng itu. Mereka adalah Saputro Reno Wijayanto yang akan turun di nomor road bike kelompok umur 15-16 tahun (U15-16).

Lalu, Shindu Ardiyanto dan Pratama Abi Putra bersaing di nomor BMX U13-14, serta Alfin Al Maliki di BMX U9-10. Shindu juga bakal beradu kebut di nomor road bike. Peringkat tiga besar ditargetkan pada keempatnya.

(Setyo Wiyono / CN26)

Comments

comments