Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

David Agung Tumbang, Christo Cedera di Combiphar Tenis Terbuka 2016

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

JAKARTA, suaramerdeka.com – Indonesia harus rela kehilangan wakilnya di babak pertama Combiphar Tenis Terbuka 2016 yang berlangsung di lapangan tenis Hotel Sultan, Jakarta, Selasa (29/11). David Agung Susanto, petenis peringkat 743 dunia itu dipaksa mengakui keunggulan petenis Thailand, Kittiphong Wachiramanowong (1129). David tumbang straight set 2-6 2-6.

“Sebetulnya saya sangat percaya diri mengahadapi pertandingan ini, namun karakter permukaan lapangan yang cepat lebih menguntungkan gaya bermain lawan. Saya kesulitan mengantisipasi laju bola Kittiphong yang menjadi demikian cepat,” tutur David seusai laga yang berdurasi satu jam 20 menit.

Terhenti di nomor tunggal, David yang berpasangan dengan Anthony Susanto berhasil melaju di sektor ganda. Duet kakak beradik itu tampil sangat perkasa menyingkirkan duo gado-gado Jeson Patrombon (Filipina) dan Thien Nguyen Hoang (Vietnam). Hanya dalam waktu 39 menit, David/Anthon unggul telak 6-0 6-1.

Sementara upaya Christopher Rungkat untuk menjuarai turnamen ini gagal terwujud. Petenis andalan Indonesia tersebut harus menyingkir dari persaingan. Christo menarik diri dari turnamen berhadiah total sekitar Rp 400 juta ini karena mengalami cedera.

“Ini cedera lama di rotator bahu kanan, kambuh lagi sepulang dari turnamen di Jepang, seminggu lalu. Sore ini terasa sakit kembali. Saya putuskan mundur minggu ini, dan semoga bisa ikut turnamen minggu depan,” terang Christo.

Sesuai aturan kejuaraan Federasi Tenis Internasional (ITF), posisi Christo akan digantikan petenis lucky loser. “Yang berhak mendaftar adalah petenis yang kalah di babak final kualifikasi,” kata Puneet Gupta, referee turnamen level ITF Men’s Futures ini.

(Arif M Iqbal / CN26)

Comments

comments