Foto: rimanews

Daud Yordan Tantang Pontillas

Foto: rimanews

Foto: rimanews

JAKARTA, suaramerdeka.com-  Petinju Indonesia Daud Yordan bakal menantang Ronald Pontillas asal Filipina pada perebutan gelar kelas riangan (61,2 kg) versi WBO Asia Pasifik di GOR Pangsuma, Pontianak, Kalimantan Barat, 20 Desember.

Pertarungan ini merupakan ajang pertama bagi petinju berjuluk Cino tersebut pada tahun ini. Dia kali terakhir naik ring saat menang atas petinju Afsel Shipo Taliwe di Australia, 6 Desember 2013. Meski lama tak bertanding, Daud tak khawatir dengan kebugaran. Sebab selama satu tahun menunggu jadwal, dia tetap mempersiapkan diri di Sasana miliknya di Kayong Utara, Kalbar.

“Selama ini saya tetap berlatih dengan baik. Program latihan yang saya jalani meliputi fisik, teknik, juga latih tanding dengan petinju-petinju yang berlatih di sasana saya. Jadi saya tidak terlalu khawatir dengan kondisi fisik karena latihan tetap terjaga dengan baik lewat program latihan yang benar,” kata Daud.

Cino optimistis bisa menang KO saat berduel lawan Pontillas. Target itu perlu digapai agar memuaskan penonton. “Saya sudah lama tidak tampil di kandang sendiri (Pontianak). Kesempatan kali ini sudah pasti akan saya manfaatkan untuk memuaskan penonton yang sudah datang ke arena maupun yang menyaksikan lewat televisi. Tidak ada kata lain kecuali mematok kemenangan KO,” tegas Cino.

Bagi Daud, Pontillas merupakan petinju asal Filipina keenam yang akan dihadapi. Sebelumnya, dia sudah bertarung dengan lima petinju Filipina dan semuanya ditaklukkan lewat KO. Cino juga tak peduli dengan Pontillas yang kidal, sebab dua dari lawan-lawannya yang di KO juga bertipe sama.

“Saya memang belum tahu pasti gaya bertinju Pontillas. Namun rata-rata petinju Filipina bergaya fighter, dia akan datang menyerang dan itu gaya yang cocok dengan saya,” jelasnya.

Raja Sapta Oktohari, promotor asal Mahkota Promotion mengatakan bahwa laga nanti merupakan babak baru bagi karier Daud. Jika Cino mengalahkan Pontillas, maka kesempatan untuk menantang juara dunia versi WBO cukup lebar. “Reputasi Daud perlu dikatrol lebih tinggi lagi. Tidak ada cara lain kecuali menempatkannya di badan tinju bergengsi seperti WBO,” katanya.

(Arif M Iqbal / CN26)

Comments

comments