Foto: Kabaroke.com

Daud Yordan Ditantang Petinju Thailand

Foto: Kabaroke.com

Foto: Kabaroke.com

JAKARTA, suaramerdeka.com – Petinju Indonesia Daud Yordan bakal bertarung lawan Campee Phayom (Thailand) di OCBC Arena, Singapura, 25 Maret mendatang. Namun pertarungan kali ini bukan untuk memperebutkan gelar, melainkan sebagai partai tambahan.

Kendati demikian, petinju yang akrab disapa Cino tersebut tetap mempersiapkan diri secara maksimal. Bahkan Daud menargetkan bisa menganvaskan Campee Phayom.

“Saya menjanjikan kemenangan KO dalam pertandingan nanti. Meskipun ini bukan pertarungan perebutan gelar, saya tetap menganggapnya serius. Pertarungan nanti akan menjadi pemanasan untuk laga saya berikutnya, yang kemungkinan juga akan digelar di Singapura. Saya juga ingin terus memberikan kesan positif kepada publik tinju di Singapura terhadap penampilan saya di sini,” ujar Daud melalui rilis promotor Mahkota Promotions.

Daud sudah tiga kali naik ring di Singapura. Dalam tiga penampilannya itu, petinju 30 tahun tersebut selalu menang, masing-masing dua kemenanga KO ketika menghadapi Ekawit Sithsorwor (Thailand/2007) dan Lorenzo Villanueva (Filipina/2012). Sedangkan satu lagi dihasilkan melalui kemenangan angka atas petinju Mongolia, Choi Tseveenpurev pada 2012.

“Kemenangan atas Villanueva adalah yang paling berkesan, karena saat itu selain menang KO saya juga berhasil merebut gelar juara dunia kelas bulu versi IBO. Status sebagai raja KO di Singapura itulah yang ingin saya pertahankan demi membuat publik terkesan,” ungkap Daud.

Dia mengaku sudah mempelajari teknik bertinju Phayom. Menurutnya, gaya Phayom sedikit berbeda dengan kebanyakan petinju Thailand yang pernah dia hadapi. “Calon lawan saya nanti tidak slugger seperti kebanyakan petinju Thailand. Dia tidak hanya maju menyerang, namun juga lincah bergerak. Saya harus pandai-pandai mengantisipasi gerakannya jika ingin mencetak kemenangan KO,” ujarnya.

Saat ini Daud sedang berlatih di Sasana Mirah Bali di bawah arahan pelatih Craig Christian. Laga Daud vs Phayom merupakan bagian dari pergelaran tinju The Battle of The Champions: Road to Glory yang dipromotori Cartel International Promotions bekerja sama dengan Mahkota Promotions.

Selain Daud vs Phayom, pergelaran nanti juga menampilkan perebutan gelar kelas welter (66,6 kg) WBC Silver antara Charles Manyuchi (Zimbabwe) sebagai juara bertahan, melawan Quadratillo Abduqaxorov dari Uzbekistan.

“Mahkota Promotions punya kewajiban untuk terus menjaga performa dan peluang Daud menuju kejuaraan dunia. Sebab itu kami terus berusaha untuk membuka kerjasama dengan promotor di belahan dunia manapun, demi memberi peluang bagi petinju-petinju Indonesia bertanding dan mendapatkan pengalaman internasional,” kata Urgyen Rinchen Sim, penata tanding Mahkota Promotions.

(Arif M Iqbal/CN39/SM Network)

Comments

comments