Foto: Getty Images

Dani Pedrosa Masih Belum Paham soal ECU

Foto: Getty Images

Foto: Getty Images

JEREZ, suaramerdeka.com – Rider Repsol Honda Dani Pedrosa angkat bicara soal Unit Kontrol Elektronika (ECU) yang baru, yang menurutnya masih penuh dengan tanda tanya. Pasalnya, ada banyak hal yang masih belum dipahami soal perangkat baru itu.

“Kami mengubah banyak hal di satu titik dan tidak ada yang benar-benar klik, tapi ini kan uji coba. Terkadang Anda kehilangan arah, Anda harus berhenti di satu waktu, menyetel ulang, dan mulai lagi. Pada saat ini, masih belum jelas dengan mesin karena elektronik baru, kami masih bekerja sangat keras,” katanya dikutip Crash.

Dalam tes di Sirkuit Jerez pekan lalu, Pedrosa fokus memahami kinerja ECU baru selama tiga hari. Bahkan, dia belum banyak melaju dengan ban Michelin yang bakal disuplai sebagai ban tunggal mulai musim depan.

Ditambah dengan tes di Valencia, total lima hari sudah dijalani Pedrosa untuk menguji berbagai hal baru untuk motor musim depan. Tapi sampai saat ini dia mengaku masih belum mendapatkan titik cerah dari ECU.

“Kami punya sejumlah masalah di titik keluar tikungan, yang kami sendiri tidak sepenuhnya yakin. Kami tidak tahu pasti itu terjadi apakah karena elektroniknya atau mesinnya. Bagaimanapun, elektroniknya adalah yang harus kami pakai jadi kami harus mencari tahu setelan terbaiknya,” imbuhnya.

Catatan terbaik dibukukan Pedrosa di hari terakhir tes Jerez pada Jumat (27/11) lalu, yakni satu menit 39,93 detik. Dia berjarak satu detik dari pebalap Pramac Ducati Scott Redding yang jadi pebalap tercepat denga satu menit 38,9 detik. Sementara rekan setim Pedrosa yakni Marc Marquez, ada di posisi dua dengan satu menit 39,17 detik.

Pedrosa menyatakan upayanya menemukan setelan elektronik yang ideal menemui kesulitan karena dia dan tim masih serba meraba-raba.

“Catatan waktunya cukup mirip dengan elektronik lama di hari sebelumnya, tapi saya tidak merasa kami sudah dekat. Saya rasa kami perlu banyak bekerja. Ada sejumlah area yang bisa dimodifikasi untuk membuat motor lebih halus, lebih mencengkeram di aspal,” sambungnya.

(Andika Primasiwi, rtr / CN26)

Comments

comments