Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Dana Terbatas, PON Remaja Hanya Perlombakan 15 Cabang

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

JAKARTA, suaramerdeka.com – Minimnya anggaran membuat KONI Pusat tak bisa leluasa untuk menggelar Pekan Olahraga Nasional (PON) Remaja I di Jatim, 9-15 Desember. Dari pengajuan Rp 120 miliar kepada pemerintah, mereka hanya diberi Rp 10 miliar.  Karena itu, KONI Pusat hanya akan memperlombakan 15 cabang di PON Remaja, menyesuaikan Asian Youth Games dan Olympic Youth Games.

Ke-15 cabang yang diperlombakan adalah anggar, basket, bulu tangkis, loncat indah, panahan, renang, sepak bola, atletik, voli pantai, judo, menembak, pencak silat, senam, tenis dan tenis meja.

”Pemilihan cabang disesuaikan dengan cabang dan nomor yang dipertandingkan di Asian Youth Games dan Youth Olympic Games, kemudian kami umpankan ke penyelenggara. Tidak ada diskriminiasi dalam memilih cabang karena kami sebenarnya ingin mempertandingkan semuanya, tapi tidak bisa menampung karena keterbatasan anggaran,” ungkap Wakil Ketua Umum KONI Pusat Suwarno di Jakarta, Jumat (5/12).

Dijelaskan Suwarno, dana Rp 10 miliar jauh dari kalkulasi kebutuhan untuk menggelar multievent. Beruntung, Pemprov Jatim selaku penyelenggara bersedia membantu kekurangannya selain menyawer ke beberapa sponsor yang tidak mengikat dan bisa dipertanggungjawabkan. “Kami berharap cabang-cabang yang belum bisa dipertandingkan sekarang, nanti bisaa dipertandingkan di PON Remaja kedua di Jateng pada 2017,” katanya.

Dia menambahkan, faktor anggaran ini juga yang membuat penyelenggaraan PON Remaja semula terjadwal 2013 mundur setahun. Pihaknya ngotot menggulirkan multievent untuk atlet usia 12-17 tahun per 1 Desember ini karena kebutuhan.

Mereka ingin menyiapkan atlet potensial untuk bertanding di event internasional. Sebab, saat ini ajang internasional sudah mengikutsertakan atlet remaja.

Dengan diadakan PON Remaja, ke depan Indonesia bisa lebih siap menghadapi Asian Youth Games 2016 dan Olympic Games 2018. Adapun peserta yang akan berlaga di PON Remaja sekitar 3.000 atlet. Mereka berasal dari 34 provinsi di Tanah Air.

(Arif M Iqbal/ CN26)

Comments

comments