Foto: suaramerdeka.com/Heru Fajar

City Turing Honda Sonic Semarang

Foto: suaramerdeka.com/Heru Fajar

Foto: suaramerdeka.com/Heru Fajar

SEMARANG, suaramerdeka.com – Ada beberapa hal yang dilakukan untuk sekedar mengusir kepenatan berutinitas salah satunya adalah dengan berturing ria. Kesibukan pekerjaan dalam menjual sepeda motor pun bisa dikombinasikan dengan acara menyenangkan yakni city turing.

Dua hal sekaligus inilah yang di lakukan oleh sekumpulan para Kepala Cabang diler motor Honda di Semarang yang bernaung di komunitas Paguyuban Honda Semarang yang melakukan kegiatan city turing dengan produk barunya Honda Sonic.

“Kami memang sering melakukan hal ini sebagai sarana dan ajang kumpul bersama rekan Kacab lain. Biasanya setelah ada peluncuran produk baru kami mengadakan kegiatan City turing. Untuk saat ini karena yang baru dirilis adalah Honda Sonic maka kami sepakat untuk menggunakan Honda Sonic. Peserta yang ikut lumayan banyak ada sekitar 17 orang dari perwakilan Kacab diler Honda se-Kodya Semarang,” kata Henry Setiawan, Area Sales Supervisor Astra Motor Main Dealer Jateng.

Tentunya selain kegiatan turing acara ini juga dimanfaatkan oleh peserta turing untuk sarana promosi. “Dengan kegiatan tersebut masyarakat bisa melihat langsung motor terbaru Honda Sonic. Apalagi Sonic merupakan kendaraan tipe sport premium yang memiliki berbagai fitur menarik dan utamanya adalah tenaganya yang besar sangat cocok untuk anak muda,” ungkap Henry.

Acara turing ini sendiri dilakukan pada Sabtu (5/9) pagi dimulai dari kantor Astra Honda Semarang di Jl. Gajahmada kemudian dilanjut ke arah barat untuk berhenti di beberapa titik poin. Setelah beberapa kali berhenti di beberapa poin kemudian finish di hotel Grand Edge Jl. Sultan Agung untuk acara makan siang. “Kami memilih tempat ini karena tempatnya yang sangat akomodatif untuk anak muda dan cocok untuk pengguna Sonic,” jelas Hendra Dwi Dharma, Kacab Diler Honda Astra Motor Gajahmada.

Hendra menambahkan jika Sonic bisa sangat baik diterima di masyarakat dan kegiatan ini adalah salah satu bentuk promosi untuk pengenalan Sonic. “Acara ini juga kami gunakan untuk ajang kebersamaan sesama paguyuban. Kemudian juga untuk sarana edukasi untuk tertib lalu lintas dengan tetap menomorsatukan aturan lalu lintas dan sejalan dengan koridor budaya safety riding,” kata Hendra.

Memang sejak diluncurkan di Solo bulan lalu, keberadaan Honda Sonic banyak menarik perhatian. Desain sporty khas motor underbone mempunyai nilai plus tersendiri. Tak heran jika sejak awal dirilis respon positif pun terlihat dari skala penjualan. “Dari pertengahan hingga akhir bulan Agustus kemarin penjualan Sonic di 22 Kab. di Jateng sudah mencapai 400 unit. Kalau di kota Semarang sendiri ada 43 unit.

Tentunya ini cukup bagus mengingat tren daya beli masyarakat sedang mengalami penurunan. Kedepannya kami akan terus menggenjot penjualan Sonic dengan berbagai acara turing di beberapa kabupaten. Dan pada tanggal 24 September nanti komunitas Sonic juga akan ikut berpartisipasi untuk berkurban di hari raya Idul Adha,” tutup Henry.

(Heru/CN39/SM Network)

Comments

comments