Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Christo Menang, Anthony Tumbang

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

SOLO, suaramerdeka.com – Tuan rumah Indonesia menahan imbang 1-1 atas tamunya, Kuwait pada hari pertama Piala Davis babak play off Grup II zona Asia-Oceania di lapangan tenis Manahan Solo, Jumat (7/4). Petenis tunggal pertama Indonesia Christoper Rungkat menang atas Mohammad Ghareeb tiga set langsung (6-3, 6-2, 6-0) pada partai kedua.

“Saya main enjoy di lapangan, lagi on. Ibaratnya, hampir semua bola yang saya pukul bisa masuk. Mudah-mudahan performa hari ini berlanjut hari Minggu (9/4),” kata Christo.

Hasil itu sekaligus merupakan langkah suksesnya terhadap Ghareeb. Keduanya sekali bertemu pada Piala Davis 2009, juga di lapangan tenis Manahan. Kala itu, Christo kalah 2-3. Pada pertemuan kedua, dia tampil percaya diri. Petenis yang sudah sepuluh kali membela tim Davis Indonesia itu sangat dominan.

Peringkat tunggal ke-445 dunia tersebut mencatatkan 11 aces, serta tidak membuat double fault sekalipun, hingga akhirnya mengakhiri perlawanan Ghareeb dalam durasi satu jam 22 menit.

Sayang, kemenangan Christo tidak diimbangi rekannya, Anthony Susanto. Petenis asal Semarang yang turun pada partai pertama itu tumbang, 2-3 dari tunggal pertama Kuwait, Abdullah Maqdes. Kalah 4-6 pada set pertama, adik kandung David Agung Susanto itu kemudian unggul 6-4 dan 6-3. Tetapi dia tidak bisa meneruskan permainan secara konsisten sehingga kalah telak, 0-6 dan 0-6 pada set empat dan lima.

Serangan kram pada kedua kakinya membuat Anthony tak mampu mengatasi bola-bola long drop silang yang dilakukan Maqdes. “Tanda-tanda kram sudah terlihat saat dia unggul 5-2 pada set ketiga, sebelum mengakhiri set itu 6-3. Jadi praktis pada set keempat, dia tak bisa memberi perlawanan,” kata nonplaying captain tim Indonesia, Andrian Raturandang.

(Setyo Wiyono, Zulkifli Z Fahmi / CN26)

Comments

comments