Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Christo dan David Jadi Tumpuan Indonesia

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

JAKARTA, suaramerdeka.com- Petenis Christopher Rungkat dan Agung David Susanto menjadi tumpuan akhir kubu tuan rumah dalam turnamen AGS-Nassau Men’s Future 2016. Keduanya berhasil memenangi laga babak kedua yang berlangsung di lapangan tenis Elite Club Rasuna Epicentrum Jakarta, Rabu (31/8).

Christo yang menempati unggulan keempat kejuaraan berhadiah total 10 ribu dolar AS atau sekitar Rp 130 juta itu, mengalahkan petenis kualifikasi asal Jepang, Ken Onoda. Peringkat 516 dunia itu menang rubber set, 6-0, 4-6 dan 6-1 dalam tempo satu jam 30 menit.

Pada perempat final, Kamis (1/9), Christo yang merajai dua  event sebelumnya itu bakal meladeni non-unggulan asal Jepang, Soichiro Moritani yang menyisihkan seeded ketujuh, Sami Reinwein (Jerman) 6-4 2-1 retired.

David Agung Susanto mengikuti jejak Christo melaju ke delapan besar setelah mengalahkan petenis kualifikasi asal Tiongkok, Zhao Tai Li. David menang straight set 6-4, 6-3 dalam durasi satu jam 27 menit. Selanjutnya, peringkat 823 dunia itu akan menjajal ketangguhan unggulan kelima dari Tiongkok, Chuhan Wang (613).

“Saya belum pernah ketemu dia, tapi sudah beberapa kali melihat permainannya saat bertanding di turnamen yang sama. Dia seperti pada umumnya tipe petenis Tiongkok. Kuat di base line dan ulet serta konsisten, jarang unforced error,” tutur David, lajang kelahiran Semarang 21 Juli 1991 ini.

Sayangnya langkah gemilang sang kakak gagal diikuti oleh adiknya. Anthony Susanto harus rela tersingkir di babak kedua, di tangan unggulan teratas, Finn Tearney asal Selandia Baru. Anthony kalah 1-6 3-6. “Capek banget, hari ini saya harus main dua kali. Pertandingan babak pertama melawan Arief Rahman harus tertunda karena hujan,” ucap Anthony.

Petenis Merah Putih lainnya, Aditya Hari Sasongko juga harus tersingkir dari persaingan turnamen penutup dari tiga rangkaian kejuaraan bertajuk Indonesia Men’s Futures 2016 ini karena kelelahan harus bertanding rangkap dua babak sekaligus. Si kidal Adit harus mengakui keunggulan seeded kedelapan, Masato Shiga (Jepang) 1-6 dan 4-6.

(Arif M Iqbal / CN26)

Comments

comments