Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Caca, Spiker Vita yang Gemar Offroad

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

APA hubungan voli dengan balapan mobil offroad? Jelas tidak ada. Karakternya pun berbeda. Namun pebola voli Solo Cikal Arum Sekar Sari sangat menyukai olahraga yang lebih didominasi kaum pria tersebut.

Cewek yang akrab juga disapa Caca itu bahkan telah melahap sejumlah sirkuit offroad di beberapa daerah Jateng, DIY dan Jatim, menggunakan mobil berpenggerak empat roda.

Pebola voli yang turut membawa tim amatir Vita Solo menjadi runner up Kejurnas Livoli Divisi I 2016 tersebut, dua bulan sekali turut beradu ketangkasan di medan turunan dan tanjakan terjal.

“Rasanya plong, stres hilang, kalau sudah menginjak gas di jalur menantang. Terkepung debu di medan kering dan tersiram air lumpur di sirkuit basah, justru jadi kepuasannya,” ujar Caca, Selasa (10/1).

Dara kelahiran Klaten, 21 Agustus 1998 tersebut mengenal offroad dari ayahnya, Supriyanto. Setelah mencoba menyetir sendiri, sulung dari tiga bersaudara itu ketagihan. Bahkan sejak kelas 1 SMAN 2 Surakarta, dia turun di arena lomba, meski jarang naik podium.

“Namanya juga hobi. Saya tetap lebih mementingkan voli,” tutur remaja yang tinggal di Perumahan Ngringo Indah RT 8 RW 22 Jaten, Karanganyar tersebut.

Sejak Kecil

Orang tuanya pula yang mengarahkan mahasiswi semester dua jurusan Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi FKIP UNS Surakarta itu, menekuni voli sejak kecil. Tak terkecuali kedua adiknya, Devika Puspitasari dan Danaya Hanun Mayla Sari. Maklum, keluarganya berlatar belakang atlet voli.

Ayahnya saat muda main di klub voli Mataram Timur Yogyakarta dan memperkuat DIY di kejurnas yunior, sebelum bergabung ke tim DLLAJ Jateng. Adapun sang ibu, Marjuni, pernah membela klub voli KBC Klaten. Maka sejak masih jadi siswa SDN 9 Ngringo Jaten, Caca dididik bermain voli.

“Begitu masuk SMPN 3 Surakarta tahun 2010, saya didaftarkan untuk latihan di klub Vita,” ujar pemilik postur tinggi 170 cm dan berat 68 kg itu.

Ketekunannya berlatih membuat open spiker tersebut dua kali terpilih untuk memperkuat tim putri Jateng dalam menghadapi Kejurnas Bola Voli Yunior. Finish urutan empat dalam kejurnas 2015, Caca kemudian membawa skuad Jateng menjadi juara tiga pada tahun berikutnya.

“Saya berusaha terus meningkatkan performa. Sebagai atlet, tentu saya ingin memperkuat Timnas Indonesia, kelak,’’ tandasnya.

(Setyo Wiyono / CN26)

Comments

comments