Foto: suaramerdeka.com / Hendra Setiawan

Borobudur Internasional 10 K Libatkan Empat Sektor

Foto: suaramerdeka.com / Hendra Setiawan

Foto: suaramerdeka.com / Hendra Setiawan

SEMARANG, suaramerdeka.com – Lomba lari Borobudur Internasional 10 K dan Half Marathon 2015 yang digelar di komplek Borobudur, Minggu (15/11), akan memberikan dampak penting bagi Jateng. Tak hanya di sektor olahraga, agenda tahunan tersebut melibatkan sektor pariwisata, budaya dan perekonomian di Jateng.

Hal itu disampaikan Ketua Komisi E DPRD Jateng, AS Sukawijaya. Pria yang akrab disapa Yoyok Sukawi itu menuturkan, kegiatan tersebut merupakan salah satu program dari Pemprov yang mendapatkan banyak dukungan. Karena, banyak sektor yang terlibat.

”Even tersebut melibatkan empat sektor. Selain olahraga, juga pariwisata budaya dan perekonomian. Pada saat digelar, hotel-hotel di Magelang akan penuh, karena ribuan orang datang. Hal itu juga akan disambut banyak pedagang untuk berjualan. Ini dapat meningkatkan perekonomian setempat,” sambung Yoyok.

Lomba lari 10 K yang sudah digelar sejak 1990 itu juga meningkatkan sektor pariwisata dan budaya. Wisatawan mancanegara semakin tahu bahwa Indonesia, Jateng pada khususnya punya destinasi wisata bersejarah, yakni Candi Borobudur.

Candi terbesar di dunia itu merupakan salah satu karya ”Masterpiece” di antara tujuh keajaiban dunia. Borobudur dibangun oleh Raja Samaratungga, salah satu raja kerajaan Mataram Kuno, keturunan Wangsa Syailendra.

Dari segi olahraga, ajang tersebut dapat menjadi ajang unjuk kebolehan bagi para-para atlet Jateng. Mereka akan bersaing dengan para pelari nasional, bahkan juga pelari dari mancanegara. Karenanya, dapat menjadi ajang menimba ilmu dan pengalaman.

”Dalam beberapa tahun terakhir, prestasi olahraga Jateng masih di bawah DKI, Jatim dan Jabar. Karenanya, olahraga di Jateng harus terus digenjot agar ke depan mampu bersaing dan menjadi yang terbaik. Semakin banyak even akan semakin baik,” imbuhnya.

Kini peserta Borobudur Internasional 10 K dan Half Marathon sudah hampir memenuhi target, yakni 16 ribu pelari dan 600 peserta. Bila peserta sudah terpenuhi, pihak panitia akan menutup pendaftaran lebih awal.

(Hendra Setiawan / CN26)

Comments

comments