foto: suaramerdeka.com/ Jati Prihatnomo

BJL 2000 Cosmo Atasi Perlawanan Sengit Jaya Kencana

foto: suaramerdeka.com/ Jati Prihatnomo

foto: suaramerdeka.com/ Jati Prihatnomo

SERANG, suaramerdeka.com – Kemenangan tidak mudah diraih BJL 2000 Cosmo dilaga perdana Pro Futsal League (PFL) 2016 yang berlangsung di GOR Maulana Yusuf, Serang. Melawan tuan rumah Jaya Kencana, anak asuh Wahyudin Kocoy sukses meraih kemenangan dengan skor 8-7.

Laga kedua tim berlangsung ketat. Jaya Kencana yang sedang berjuang untuklolos dari zona degradasi secara mengejutkan mampu unggul cepat dan menutupparuh babak pertama dengan skor 6-4. Di babak kedua, Jaya Kencana kembali memperlebar jarak atas BJL 2000 menjadi 4-7 setelah Asep Aliatama mencetak gol keduanya dimenit ke-24.

Namun Deni Handoyo cs cepat bereaksi dengan mencetak tiga gol dan menyamakan kedudukan menjadi 7-7 dalam sepuluh menit lewat gol Eko Puji di menit ke-25, gol kedua Deny Handoyo di menit ke-29 dan gol Stenitz Walvin di menit ke-34.

Tak mau mengincar hasil seri, BJL 2000 Cosmo terus melakukan serangan bertubi-tubike pertahanan Jaya Kencana. Usaha tim
asal Semarang itu akhirnya berbuah manissaat Andrei Harmaji mencetak gol di menit ke-28 dan berbalik untuk keunggulan tim tamu. Di sisa waktu yang ada, Jaya Kencana gagal mencetak gol balasan. Skor 8-7 bertahan untuk kemenangan BJL 2000 Cosmo.

Hasil ini membuat BJL 2000 Cosmo masih bertahan di puncak klasemen wilayah barat dengan 23 poin. Sekaligus menjaga peluang mereka melaju ke babak bigfour. Sementara, kekalahan ini membuat Jaya Kencana dipastikan menjadi tim pertama yang terdegradasi. Pelatih BJL 2000 Cosmo Wahyudin Kocoy mengaku di awal babak anak asuhnya seperti meremehkan lawan.

Selain itu, faktor lapangan membuat timnya bermainkurang maksimal.”Memang pemain kami bermain setengah-setengah, itu yang membuat laga melawan Jaya Kencana kurang maksimal. Selain itu, faktor lapangan juga cukup mempengaruhi permainan kami. Selanjutnya, menghadapi Libido saya berharap anak-anak tetap tampil fight dan tidak meremehkan lawan,”ujar Kocoy.
(Jati Prihatnomo/ CN40/ SM Network)

Comments

comments