Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Berbenah, Vita Gagas Program Baru

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

SOLO, suaramerdeka.com – Program latihan dan perjuangan yang dilakukan tim putri Vita Solo belum mampu menunjukkan eksistensi satu-satunya wakil Jateng dalam Livoli Divisi Utama 2015 di Bandung, pekan lalu.

Karena itu, pelatih Agus Suyanto menggagas penyusunan program baru guna mendongkrak performa tim milik klub amatir yang bermarkas utama di kawasan Penumping Solo tersebut.

”Kalau memang mau bertahan di level Divisi Utama, maka harus berbenah, menyusun program baru untuk berlatih. Sebab dari sisi teknik, fisik, kerja sama dan jam terbang, kemampuan anak-anak masih terlalu jauh dibandingkan awak tim-tim rivalnya,” kata Agus, Senin (9/11).

Perhitungan dia secara ringkas, intensitas dan porsi latihan tim Kota Bengawan masih sangat kurang. Guru SMAN 1 Surakarta itu membandingkan tim besutannya dengan klub Alko Bandung yang akhirnya menjuarai Livoli Divisi Utama dengan kemenangan 3-1 atas LNG Badak Bontang (8/11).

Agus mengungkapkan, para pemain senior-yunior putri Vita berlatih tiga kali dalam sepekan di GOR Manahan. ”Dari sisi kuantitas saja, latihan itu terpaut sangat jauh dibandingkan skedul anak-anak Alko yang berlatih tiga kali sehari,” tandas dia.

Hal tersebut berkait dengan keterbatasan fasilitas latihan. Menurutnya, Alko memiliki tempat latihan indoor yang bisa digunakan memaksimalkan potensi-potensi atletnya, selain menambah pemain dari Proliga untuk berlaga di Divisi Utama.

Sementara Vita berlatih di GOR Manahan yang selama ini digunakan untuk banyak kegiatan lain. ”Di sisi lain, para atlet juga harus mau menerima porsi latihan lebih berat agar terbiasa menghadapi duel keras di ajang nasional,” tandas Agus.

Terpisah Ketua Umum Pengkot PBVSI Surakarta FX Hadi ”Rudy” Rudyatmo berencana mengumpulkan seluruh pemain, pelatih dan ofisial tim Vita yang kembali degradasi, setelah musim lalu promosi ke Divisi Utama. ”Ya, semacam evaluasi. Saya kan tidak melihat permainan mereka di Bandung, jadi ingin tahu juga persoalan-persoalan yang muncul,” kata Rudy.

(Setyo Wiyono, Ronald Seger / CN26)

Comments

comments