SIAP BERTARUNG:  Dua atlet dari Sasana Rambo Bayu Raka Putra (kanan) dan Anwar Hidayat (kiri) saat berfoto bersama dengan Ketua Sasana Rambo Didik Hartanto, di Jalan Supriyadi, belum lama ini. (suaramerdeka.com/Hendra Setiawan)

Bayu Raka Tampil di Tiongkok

SIAP BERTARUNG:  Dua atlet dari Sasana Rambo Bayu Raka Putra (kanan) dan Anwar Hidayat (kiri) saat berfoto bersama dengan Ketua Sasana Rambo Didik Hartanto, di Jalan Supriyadi, belum lama ini. (suaramerdeka.com/Hendra Setiawan)

SIAP BERTARUNG: Dua atlet dari Sasana Rambo Bayu Raka Putra (kanan) dan Anwar Hidayat (kiri) saat berfoto bersama dengan Ketua Sasana Rambo Didik Hartanto, di Jalan Supriyadi, belum lama ini. (suaramerdeka.com/Hendra Setiawan)

SEMARANG, suaramerdeka.com – Pewushu Jateng dari Sasana Rambo, Bayu Raka Putra mendapatkan kesempatan membela Indonesia tampil di Kejuaraan Wushu Asia Yunior VIII 2015 di Mongolia Tiongkok, 4-9 Agustus mendatang. Dia menjadi satu satunya atlet Jateng yang tampil di kejuaraan tersebut.

Bayu akan tampil di nomor sanda kelas 52 kg. Selain Bayu, pewushu Indonesia yang juga bertarung di nomor sanda adalah Krismen Titer asal Riau di kelas 65 kg. Kemudian Desy Ratnawaty Sagala dari Sumut di kelas 56 kg. Mereka akan didampingi pelatih M Slamet juga dari Jateng.

“Ini adalah kali pertama saya tampil di luar negeri. Saya akan berusaha memberikan yang terbaik dan membawa pulang medali. Saya belum mengetahui siapa yang akan menjadi lawan pertama. Pada prinsipnya, saya siap bertanding,” ujar Bayu yang merupakan siswa kelas 3 SMA 14 Semarang.

Total ada 17 Pewushu Indonesia yang akan tampil dalam event tahunan tersebut. Sebanyak 14 di antaranya tampil di nomor taolu. Mereka akan menghadapi para Pewushu dari berbagi negara di Asia. Atlet-atlet dari Vietnam manjadi salah satu yang diwaspadai.

Selain Bayu, Rambo juga memiliki memiliki Anwar Hidayat yang dipersiapkan menghadapi PraPON Wushu, Jakarta November mendatang. Anwar akan turun di nomor sanda kelas 48 kilogram. Saat ini, dia tergabung dalam pelatda wushu Jateng di Wisma Wushu, Komplek Marina.

“Target awal, lolos dulu dari PraPON. Baru kemudian mencanangkan medali di PON. Ini menjadi penampilan pertama di PraPON. Saya akan berusaha memberikan yang terbaik untuk Jateng,” ujar pewushu yang mendapatkan medali emas pada Kejuprov Wushu di Semarang, beberapa waktu lalu.

Sementara itu Ketua Sasana Rambo, Didik Hartanto berharap, dua petarungnya dapat memberikan yang terbaik, bagi sasana, Jateng maupun Indonesia. Melihat prestasi yang didapat dalam beberapa tahun terakhir, dia optimistis Bayu dan Anwar mampu membawa pulang medali.

“Para petarung kami sudah siap tampil. Mereka atlet-atlet muda yang berprestasi. Kami harap keduanya dapat memenangi setiap pertandingan,” tandas Didik.

(Hendra Setiawan/CN39)

Comments

comments