ISI ANGIN GRATIS: Tim dari produsen ban Michelin Indonesia bersama tim dari Carfix sedangmengisi angin pada ban konsumen saat kegiatan 'Fill Up With Air' (FUWA), diGerai Carfix, Jalan WR Supratman Semarang, akhir pekan lalu. (suaramerdeka.com/Fista Novianti)

Ban Mobil MPV Mendominasi Penjualan

ISI ANGIN GRATIS: Tim dari produsen ban Michelin Indonesia bersama tim dari Carfix sedangmengisi angin pada ban konsumen saat kegiatan 'Fill Up With Air' (FUWA), diGerai Carfix, Jalan WR Supratman Semarang, akhir pekan lalu. (suaramerdeka.com/Fista Novianti)

ISI ANGIN GRATIS: Tim dari produsen ban Michelin Indonesia bersama tim dari Carfix sedangmengisi angin pada ban konsumen saat kegiatan ‘Fill Up With Air’ (FUWA), diGerai Carfix, Jalan WR Supratman Semarang, akhir pekan lalu. (suaramerdeka.com/Fista Novianti)

SEMARANG, suaramerdeka.com – Ban mobil jenis Multi Purpose Vehicle (MPV) mendominasi penjualan ban. Salah satu produsen ban mobil asal Perancis, Michelin Indonesia misalnya, mencatat penjualan terbanyak yaitu ban untuk kendaraan jenis mobil keluarga seperti MPV seperti Avanza, Xenia, Innova, Livina, mobil Sport Utility Vehicle (SUV) dan masih banyak lagi.

Regional Marketing Director Michelin Indonesia Putu Yudha mengatakan, permintaan ban untuk kendaraan jenis MPV, SUV dan kendaraan penumpang lainnya masih mendominasi penjualan ban Michelin. Hal ini disebabkan, mobil keluarga masih menjadi primadona transportasi keluarga. Pemilik mobil keluarga mendominasi penjualan otomotif.

‘’Kondisi ini tentu berpengaruh pada permintaan ban untuk kendaraan tersebut,’’ tuturnya saat kegiatan kegiatan ‘Fill Up With Air’ (FUWA), di Gerai Carfix, Jalan WR Supratman Semarang, akhir pekan lalu.

Dikatakannya, sejauh ini penjualan ban bergerak positif kendati perekonomian nasional masih belum stabil. Permintaan ban masih cukup tumbuh karena sebagianbesar konsumen mengutamakan kualitas ban mereka saat berkendara.

‘’Menggunakanban yang baik dan berkualitas membuat mereka nyaman saat berkendara,’’ katanya.

Keselamatan, kata dia, menjadi faktor utama. Michelin berupaya mengedukasi masyarakat untuk mengutaman keselamatan saat berkendara. Dengan ban berkualitas prima dapat terhindar dari kerusakan mobil atau kecelakaan.

Akhir pekan lalu, Michelin menggelar kampanye keselamatan untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya memeriksa tekanan ban. Acara tersebut, Michelin memberikan pengecekan tekanan angin gratis, tidak hanya untuk pengguna ban Micehlintapi juga untuk semua merek. Selama ini, Michelin berkomitmen pada tiga pilar. Yaitu produk, servis, dan perilaku berkendara.

Kampanye ini, kata dia, merupakan bagian dari pilar keduadan ketiga yang memberikan pemahaman kepada pengendara pentingnya pengecekan kondisi ban. Ban Michelin memiliki teknologi jarak pengereman yang lebih rendah sehingga dapat mengantisipasi risiko kecelakaan.

Kegiatan tersebut diselenggarakan serentak di sejumlah kota di seluruh Indonesia. Selain Semarang juga akan diadakan di Palembang, Jakarta, Bandung, Surabaya dan sebagainya.

(Fista Novianti/CN39/SM Network)

Comments

comments