Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Balap Sepeda Jateng Incar Peluang ”Track” di PON

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

SOLO, suaramerdeka.com – Keyakinan tinggi diusung tim balap sepeda Jateng pada PON XIX/2016 di Jabar. Tim berkekuatan 16 atlet tersebut tidak hanya membidik medali emas di nomor BMX dan road race. Nomor-nomor track yang akan digelar di velodrome Cimahi juga dianggap berpeluang.

”Kami melihat peluang di nomor team pursuit (TP) 4.000 meter putra, serta individual pursuit 4.000 meter putra. Mudah-mudahan peluang tersebut dapat diwujudkan,” kata pelatih nomor-nomor track tim Jateng, Nur Rochman, Rabu (14/9).

Lima pembalap putra disiapkan untuk beradu kebut arena tersebut. Mereka adalah Dimas Dwi Saputro, Edi Purnomo, Diwan Fiar Pradana, Warseno, serta Endra Wijaya. Dua nama terakhir juga diplot turun di ajang road race yang akan dilombakan beberapa hari sebelum pertarungan kecepatan di velodrome.

”Endra akan turun di nomor IP, tapi ada kemungkinan dia juga memperkuat team. Yang jelas, hanya empat atlet yang turun di nomor TP,” tambah Nur Rochman, di sela-sela mengasah para atlet di velodrome Manahan.

Jateng menargetkan dua emas di cabang adu kebut tersebut. Ketua Umum Pengprov Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Jateng Dede Indra Permana menyebut pembalap putri BMX Suswanti dan Endra Wijaya di antara atlet yang jadi tumpuan. Bahkan Dede menyatakan menyiapkan bonus sepeda motor bagi atletnya yang mampu merebut emas di arena pesta olahraga nasional empat tahunan itu.

Namun persaingan perebutan medali tersebut bakal berlangsung ketat. Secara umum, tim-tim Jatim, DIY, DKI Jakarta, Kaltim dan tuan rumah Jabar diprediksi sebagai rival paling berat. Karena itu, butuh perjuangan keras guna membawa meraih medali emas dari arena PON mendatang.

(Setyo Wiyono / CN26)

Comments

comments