Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Awalnya Grogi, Erika Kini Bangga Raih Tiga Emas Peparnas

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

SENYUM mengembang berkali-kali menghiasi wajah Erika Kurnia Sari saat turut kirab keliling Solo bersama rombongan tim National Paralympic Committee (NPC) Jateng, Selasa (1/11). Perenang Kota Bengawan itu menyumbang tiga medali emas bagi kontingen Jateng dari arena Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XV/ 2016 di Jabar, 15-24 Oktober lalu.

Dia merebut simbol juara di nomor 50 meter dan 100 meter gaya bebas, serta 50 meter gaya dada kelas kecacatan S11 (gangguan pengelihatan). “Tentu sangat senang bisa meraih tiga medali emas. Saya juga bangga turut diarak sebagai atlet yang turut mengharumkan nama Kota Solo,” ujar gadis yang akrab disapa Kaka itu.

Tak hanya meraih tiga emas. Perenang kelahiran Solo, 14 Oktober 2002 tersebut pun mampu memecahkan rekor nasional (rekornas) pada tiga nomor yang dimenanginya itu. Pada nomor 50 meter gaya bebas di Peparnas Jabar dia mencatatkan waktu 45 detik (rekornas sebelumnya 49 detik).

Lalu di lintasan 50 meter gaya dada, siswa kelas 1 SMPLB YKAB Surakarta itu mencatatkan waktu 57 detik (rekornas 59 detik). Dia hanya membutuhkan waktu satu menit 45 detik untuk menyelesaikan nomor 100 meter gaya bebas (rekornas sebelumnya dua menit delapan detik).

Peparnas Jabar merupakan debut Kaka pesta olahraga atlet difabel empat tahunan tersebut. Tapi dia juga telah meraih dua emas dari Pekan Paralimpik Pelajar Nasional (Peparpenas) di Bandung, beberapa waktu sebelum Peparnas. “Saya ingin bisa menembus pelatnas NPC dan mengejar medali dalam event-event di luar negeri,” tutur Kaka.

Lika-liku memburu prestasi dijalani putra ketiga pasangan Muriono dan Nunuk Istichomah itu. Belajar renang saat kelas empat SDLB YKAB Surakarta, Kaka memulai karier olahraga air pada Pekan Olahraga Cacat Provinsi (Porcaprov) Jateng 2013. Kali pertama turut lomba, dia merebut medali emas nomor 50 meter gaya dada.

“Hanya satu medali. Itu pun saya grogri, sehingga menangis di garis finish. Tapi sekarang saya bangga, bisa berprestasi di olahraga,” tutur Kaka.

Plt Ketua Umum NPC Jateng Bangun Sugito merasa bangga terhadap prestasi yang diraih Erika. ‘’Kami berharap dia bisa masuk pelatnas ASEAN Para Games (APG) nanti. Kalau tekun berlatih, tentu kemampuan Erika semaki baik ke depan,’’ ujarnya.

(Setyo Wiyono / CN26)

Comments

comments