Foto: suaramerdeka.com/Setyo Wiyono

Awak Pra-PON Voli dari Vita Tanpa Libur

Foto: suaramerdeka.com/Setyo Wiyono

Foto: suaramerdeka.com/Setyo Wiyono

SOLO, suaramerdeka.com – Para awak klub amatir Vita Solo tetap berlatih kendati sekarang telah memasuki bulan Ramadan.

Enam pebola voli senior putri klub itu juga terus mengasah kemampuan dalam latihan rutin di GOR Manahan, kendati pemusatan latihan mereka dalam tim pelatda jangka panjang (PJP) Prakualifikasi PON Jateng diliburkan pada awal puasa, sejak sepekan lalu.

“Meski pelatda prakualifikasi PON libur, tetapi para atlet tetap diberi pekerjaan rumah untuk latihan mandiri. Nah, khusus anak-anak Vita tetap berlatih di klubnya, tanpa libur,” kata <I>trainner<P> tim voli putri Jateng yang juga salah seorang pelatih Vita, Sutrisno, Minggu (21/6).

Tim voli putri Jateng yang diproyeksikan guna menghadapi prakualifikasi PON XIX/2016 di Jabar itu melakukan pemusatan latihan di Solo, sejak awal Mei lalu. Mereka ditempa dengan berbagai materi latihan oleh jajaran pelatih yang dipimpin Agus Suyanto, juga pelatih Vita.

Sejumlah 22 atlet putri dipanggil, namun hingga menjelang puasa lalu, hanya 15 atlet yang bergabung dalam pemusatan latihan tersebut. “Kalau tidak tetap berlatih secara mandiri, maka kondisi anak-anak bisa langsung merosot. Hal itu tentu tak diinginkan,” tutur Agus.

<B>Senin Sore Mulai Lagi<P>

Di antara 15 atlet dalam skuad putri itu adalah para pebola voli Vita Solo. Mereka adalah toser Rika Yuniar Tita Hapsari, Tias Maharani, Deni Saputri, Dian Septi Fadilah, Agfarida Desi Maharani dan Winda Ayu Aryadi. Sembilan lainnya merupakan atlet dari berbagai kota/kabupaten di Jateng, seperti Kota Semarang, Kabupaten Semarang, serta Grobogan.

“Sore ini (Minggu sore-red) teman-teman harus kembali masuk mes di kawasan Sambeng. Selanjutnya latihan tim pra PON akan kembali dilakukan mulai Senin (22/6) sore,” kata Rika Yuniar.

Sutrisno menambahkan, latihan intensif tetap dijalani para awak tim putri pelatda namun waktu pelaksanaannya digeser. Biasanya sehari dua kali pada jam 09.00-11.00 dan 16.00-18.00, kini diubah menjadi sore dan malam.

“Latihan fisik, termasuk lompat pada malam hari. Sementara sore hari menggunakan bola di GOR,” jelas Sutrisno.

(Setyo Wiyono/CN39/SM Network)

Comments

comments