KEJURPROV ATLETIK: Atlet lompat jauh Kendal Yuliana saat tampil di Kejuaraan Provinsi Atletik Umum-Remaja di Stadion Sriwedari, Solo, beberapa waktu lalu. Jateng meloloskan 11 atlet ke PON XIX Jabar.(suaramerdeka.com/Krisnaji Satriawan)

Atletik Loloskan 11 Atlet

KEJURPROV ATLETIK: Atlet lompat jauh Kendal Yuliana saat tampil di Kejuaraan Provinsi Atletik Umum-Remaja di Stadion Sriwedari, Solo, beberapa waktu lalu. Jateng meloloskan 11 atlet ke PON XIX Jabar.(suaramerdeka.com/Krisnaji Satriawan)

KEJURPROV ATLETIK: Atlet lompat jauh Kendal Yuliana saat tampil di Kejuaraan Provinsi Atletik Umum-Remaja di Stadion Sriwedari, Solo, beberapa waktu lalu. Jateng meloloskan 11 atlet ke PON XIX Jabar.(suaramerdeka.com/Krisnaji Satriawan)

SEMARANG, suaramerdeka.com – Cabang atletik Jateng berhasil meloloskan 11 atlet ke PON XIX 2016 Jabar. Mereka berhasil mencapai limit yang ditentukan oleh PB Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) pada Kejuaraan Jatim Open, 19-21 Maret lalu.

Ini merupakan modal awal yang penting bagi provinsi ini saat di PON XIX nanti. Pengprov PASI Jateng akan lebih mengintensifkan menghadapi tahapan kualifikasi berikutnya di Jateng Open.

“Ini sudah sesuai dengan harapan kami karena masih dalam tahapan persiapan umum. Dan masih ada tahapan selanjutnya diantaranya Jateng Open, Mei mendatang,” tutur Ketua Harian PASI Jateng Rumini, Senin (23/3). Pada Jateng Open nanti, provinsi ini akan turun full team mengikuti semua nomor yanbg diperlombakan.

Atlet yang telah meraih tiket adalah Subur Santoso (100, 200, dan estafet 4×100 meter), Mada dwi (estafet 4 x100 meter), Okky S (100 meter dan lompat jauh, dan estafet), Muhamad Irul (estafet 4×100 meter), Arif (lompat tinggi), Dwi Ratnawati (lempar cakram), M Rusmanto (lempar lembing), Yoharisdiyanto (tolak peluru), Krisna Wahyu (tolak peluru), Hadi (800 dan 400 meter) dan Lentera Adi (lompat tinggi).

Rumini mengatakan, di Surabaya lalu Jateng tak bisa maksimal karena beberapa atlet harus absen karena cidera. Tahap pertama ini, Jateng meloloskan atlet cukup banyak terutama pada nomor lari jarak pendek, lempar dan lompat. Rumini yakin provinsi ini bisa meloloskan lebih dari 30 atlet.

“Atlet akan memasuki fase persiapan khusus untuk Jateng Open nanti. Momentum tuan rumah harus dimanfaatkan sebaik mungkin,” tandas peraih medali emas SEA Games 1995 itu. Untuk nomor lari jarak menengah memang cukup berat karena standar yang ditentukan PB PASI sangat tinggi. Hal ini juga dialami daerah lain.

Di Jatim Open lalu, Jateng berhasil membawa pulang enam emas, enam perunggu, dan enam perak. Satu nomor yang meraih emas yakni 3000 meter halang rintang belum lolos ke PON dan masih akan dilihat pada Jateng Open nanti.

(Krisnaji Satriawan/CN39/SM Network)

Comments

comments