Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Atlet Paralayang Solo Raya Hadapi Tim PON

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

SOLO, suaramerdeka.com – Atlet-atlet paralayang Solo Raya bakal menghadapi persaingan ketat pada kejuaraan paralayang di kawasan Kemuning Kecamatan Ngargoyoso, Karanganyar, 19-22 Mei mendatang. Sebab, hampir semua tim PON dari berbagai provinsi bakal turut bersaing pada seri pertama seri pertama ajang bertajuk Paragliding Trip of Indonesia (Troi) 2016 di lereng Gunung Lawu itu.

”Sudah pasti kami hadapi rival-rival berat. Karena para atlet dari tim-tim provinsi se-Tanah Air akan memanfaatkan ajang itu sekaligus sebagai pemanasan sebelum bersaing dalam PON Jabar nanti,” kata Ketua Pengkot Paralayang Solo, Dewanto ”Bolot” Basuhendro, Senin (9/5).

Tim Kota Bengawan rencananya menurunkan empat atlet. Selain Bolot, tiga lainnya adalah Daru Widhiharto, Hanifah Isnawati dan Dian Rosnalia. Para atlet dari Karanganyar, Sukoharjo, serta daerah lain juga siap turun. Mereka akan bersaing mencapai poin terbaik pada nomor ketepatan mendarat (Ktm) perorangan dan tandem. ”Memang hanya dua nomor yang digelar, yakni Ktm perorangan dan tandem,” ujar Bolot.

Kendati memprediksi persaingan ketat, namun dia tetap bertekad memburu peringkat tiga besar. Berbagai persiapan telah dilakukan, antara lain meningkatkan latihan untuk menginjak area target atau titik pendaratan guna meraih poin terbaik. Latihan itu juga menyangkut urusan membaca kecenderungan arah dan kecepatan angin dalam rangkaian approach landing.

”Kemuning merupakan tempat latihan rutin kami, selain terkadang di Wonogiri. Maka kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk tidak menjadi penonton dalam persaingan nanti. Saya pribadi bertekad menembus tiga besar, baik di kelompok perorangan maupun tandem,” tandas Bolot.

(Setyo Wiyono / CN26)

Comments

comments