Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Atlet Paralayang Solo Geser Latihan ke Parangtritis

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

SOLO, suaramerdeka.com - Para atlet paralayang Solo dan sekitarnya hijrah dalam berlatih. Mereka meninggalkan venue favorit di kawasan Bukit Kemuning, Ngargoyoso, Karanganyar karena mendung dan hujan sering mengguyur daerah lereng Gunung Lawu tersebut sejak Desember lalu.

Atlet-atlet tersebut selanjutnya menggeser arena latihan ke kawasan pantai Parangtritis, Bantul (DIY), guna memburu cuaca yang lebih bersahabat. ”Kalau di kawasan Parangtritis relatif jarang hujan. Arah angin juga relatif bagus, meski kecepatannya terkadang tidak stabil,” kata atlet paralayang Solo, Dewanto ”Bolot” Basuhendro, Selasa (13/1).

Salah satu cabang olahraga dirgantara tersebut memang bergantung pada cuaca. Jika awan gelap sering datang, tidak disarankan bagi para atlet untuk terbang. Kecepatan angin juga terdapat batasan, yakni maksimal 20 kilometar per jam, sedangkan hembusan angin di Parangtritis kadangkala mencapai sekitar 30 kilometer per jam.

”Tetapi teman-teman lebih sering bisa terbang di kawasan perbukitan tepi pantai tersebut, ketimbang di lokasi-lokasi lain saat ini,” tambah lelaki yang juga Ketua Pengkot Paralayang Solo itu.

Menurutnya, selain dirinya dua atlet putri Kota Bengawan juga sering berlatih ke Parangtritis yakni Hanifah dan Dian Rosnalia. Biasanya, latihan dilakukan bersama para atlet dari sejumlah daerah pada setiap Sabtu atau Minggu. ”Atlet-atlet dari DKI Jakarta dan Malang juga sering latihan bersama di tempat tersebut, saat musim hujan seperti ini,” tutur Bolot.

Dia menambahkan, latihan rutin diperlukan guna tetap menjaga performa. Di sisi lain, mereka sekaligus bersiap menghadapi ajang dirgantara Jogja Air Show (JAS) 2015 yang rencananya diselenggarakan di arena yang sama, Maret mendatang.

”Nomor yang dilombakan dalam event rutin tahunan tersebut biasanya cuma ketepatan mendarat. Sedangkan kelasnya terbagi atas senior-yunior, putra dan putri. Karena itu, para atlet Solo akan turun semua dalam JAS nanti,” ungkapnya.

(Setyo Wiyono / CN26)

Comments

comments