RAIH PUNCAK: Atlet panjat tebing Kudus, Ndona Nasugian mencoba meraih puncak dalam salah satu event kejuaran di Kudus baru-baru ini. (suaramerdeka.com/Ruli Aditio)

Atlet Panjat Tebing Kudus Persiapkan Diri ke Kejurnas

RAIH PUNCAK: Atlet panjat tebing Kudus, Ndona Nasugian mencoba meraih puncak dalam salah satu event kejuaran di Kudus baru-baru ini. (suaramerdeka.com/Ruli Aditio)

RAIH PUNCAK: Atlet panjat tebing Kudus, Ndona Nasugian mencoba meraih puncak dalam salah satu event kejuaran di Kudus baru-baru ini. (suaramerdeka.com/Ruli Aditio)

KUDUS, suaramerdeka.com – Beberapa atlet panjat tebing Kudus yang mendapatkan emas dalam Kejurda kelompok umur, yang berlangsung pada tangal 31 Juli – 2 Agustus, berhak untuk maju ke Kejurnas yang akan berlangusng pada tanggal 20 Agustus.

Sisa waktu yang hanya sepekan ini diharapkan mampu mendalami materi untuk maju ke event tingkat nasional di Stadion Mandala Krida Yogyakarta.

Ketua FPTI Kudus, Yoyok Supriyanto melalui Ketua Harian Hema Himawan kemarin menjelaskan, sejumlah atlet panjat tebing yang diterjunkan dalan Kejurda pada akhir pekan lalu ada delapan atlet, mereka adalah Ndona Nasugian, Gressia Widartini, Syae Luhur Budiarti, Aldina Damayanti, Fadya Devi Monica, Syae Ayu Mumpuni, Nafa Tika Astuti dan Fitri Octaviani.

“Untuk Ndona (15-17 th) berhasil mendapatkan emas di kategori lead dan perunggu di nomor speed world record, Gressia (13 – 15 th) mendapatkan emas di tigas nomor sekaligus yakni lead, speed world cup dan boulder. Selanjutnya Syae Luhur (12 – 13 th) mendapatkan perunggu di nomor lead, dan emas di nomor speed classic,” paparnya.

Kemudian untuk Fadya Devi (7 – 9 th) meski di usia yang cukup belia berhasil membawa pulang emas di nomor lead dan speed classic. “Sedangkan untuk Nafa Tika berhasil membawa emas di nomor speed classic,” ujarnya.

Maju

Dari hasil perolehan tersebut, lanjut Hema, yang berhak maju dalam Kejurnas adalah Ndona, Gressia, Syae Luhur, Fadya Devi, dan Nafa Tika. “Pertimbangannya mereka telah berhasil memperoleh emas, sehingga dianggap memiliiki nilai yang maksimal untuk maju ke kejuaraan di level yang lebih tinggi lagi,” terangnya.

Mengenai target pihakya sengaja tidak memasangnya, akan tetapi hanya melakukan kesiapan yang matang. “Ini dimaksudkan agar hasil yang dicapai akan lebih maksimal lagi,” tandasnya.

(Ruli Aditio/CN39/SM Network)

Comments

comments