KETAT: Pembalap Purworejo Ardy Satya Sadarma (kanan) bersaing ketat dengan pembalap Jatim Aldhila Eka pada Motoprix Seri 3 Region II di Sirkuit Manahan Solo, Minggu (5/4). Ardy menjadi jawara kelas MP1. (suaramerdeka.com/Setyo Wiyono)

Ardy Jawara MP1 Motoprix Solo

KETAT: Pembalap Purworejo Ardy Satya Sadarma (kanan) bersaing ketat dengan pembalap Jatim Aldhila Eka pada Motoprix Seri 3 Region II di Sirkuit Manahan Solo, Minggu (5/4). Ardy menjadi jawara kelas MP1. (suaramerdeka.com/Setyo Wiyono)

KETAT: Pembalap Purworejo Ardy Satya Sadarma (kanan) bersaing ketat dengan pembalap Jatim Aldhila Eka pada Motoprix Seri 3 Region II di Sirkuit Manahan Solo, Minggu (5/4). Ardy menjadi jawara kelas MP1. (suaramerdeka.com/Setyo Wiyono)

SOLO, suaramerdeka.com – Pembalap tuan rumah Jateng, Ardy Satya Sadarma menjadi jawara kelas MP1 (125 cc tune up seeded) pada Kejurnas Motoprix Pertamax Plus KYT Seri 3 Region II di Sirkuit Manahan Solo, Minggu (5/4). Start di urutan ketiga, pembalap asal Purworejo yang membawa bendera YMH Kheevalindo Waloja KYB KYT IRC RC3 itu finish tercepat pada 22 laps dalam waktu 17 menit 54, 032 detik (17:54.032).

Posisinya dibuntuti Reynaldi Pradhana (Banten/YMH Bien Racing WHK FDR NHK) dan Boy Arby (DKI Jakarta/HND Kawahara Racing IRC KYT). Gelar juara tersebut sekaligus menebus kekalahannya pada kelas MP2 (110 cc tune up seeded) di arena yang sama. “Saya gagal di MP2, karena jatuh menjelang finish. Jadi raihan gelar juara MP1 ini menjadi penebusnya,” ujar Ardy.

Pertarungan dua kelas bergengsi pada kejurnas yang juga didukung Suara Merdeka tersebut memang berlangsung ketat. Pada kelas MP2, Ardy yang lepas start dari urutan tiga, sempat memimpin balapan. Pada laps ke 20, posisinya tergusur. Pembalap Purworejo itu terus berusaha mengejar Aldhila Eka yang mendahuluinya.

Senggolan

Selepas tikungan terakhir jelang finish motor Ardy dan Aldhila bersenggolan. Ardy terjatuh di depan garis finish, sehingga membuat dia menempati urutan sembilan MP2. Podium pertama kelas tersebut menjadi milik Syahrul Amin (Jatim), disusul Doohan Akbar (Banten) dan Aldhila (Jatim).

“Tak banyak pembalap Jateng yang turun di kelas seeded. Selain Ardy, ada Zefri Adi (Sukoharjo-red) yang finish di urutan 12 kelas MP1 dan peringkat 11 kelas MP2. Jam terbang Zefri masih rendah,” kata Lilik Kusnandar, ketua panpel yang juga Kabid Olahraga Balap Motor Pengprov IMI Jateng.

Kejurnas yang dihadiri Ketua Umum Pengprov IMI Jateng Kadarusman dan Ketua Umum KONI Jateng Hartono itu menggelar empat kelas kejurnas, dua kelas wajib dan enam kelas tambahan. Secara total ada 277 starter yang turut bersaing sejak qualifying time trial (QTT), Sabtu (4/4).

Di kelas MP 3 (125 cc tune up pemula), pembalap Jateng M Erfin Firmansyah dan Irfan Ardiansyah finish di urutan empat dan sepuluh. Sedangkan pembalap Solo Rayvaldo menempati peringkat lima kelas MP5 (125 cc standar pemula).

(Setyo Wiyono/CN39)

Comments

comments