Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Anthony dan Aditya Pilihan Tunggal Kedua

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

SOLO, suaramerdeka.com - Christoper ‘’Christo’’ Rungkat sudah pasti menjadi tunggal pertama tim Piala Davis Indonesia. Namun tim tuan rumah belum memastikan tunggal kedua dalam pertarungan melawan Kuwait pada babak play off Grup II Asia/Oceania di lapangan tenis Manahan Solo, Jumat-Minggu (7-9/4).

Non-playing captain Merah-Putih, Andrian Raturandang menyebut dua alternatif, Aditya Hari Sasongko dan Anthony Susanto. ‘’Mestinya David Agung Susanto jadi tunggal kedua, tapi dia absen karena cedera bahu. Kini masih kami pertimbangkan, bisa Anthony atau Aditya, siapa yang paling siap,’’ kata Andrian saat mendampingi latihan timnya di Manahan, Rabu (5/4).

Menurutnya, Anthony punya kemampuan cukup bagus seperti sang kakak, David Agung. Namun petenis 20 tahun asal Semarang itu masih sangat minim jam terbang di ajang antarnegara. Anthony baru sekali turun saat Indonesia bertarung lawan Filipina, tahun lalu.

“Memang duel di arena Piala Davis lebih berat terutama secara mental, karena kami membawa nama Indonesia. Beda dibandingkan turnamen-turnamen perorangan. Maka saya berusaha main lepas agar bisa mengeluarkan kemampuan terbaik,” tandas Anthony.

Di sisi lain, Sunu Wahyu Trijati dipersiapkan untuk turun di nomor ganda. Siapa tandemnya, Andrian juga belum bersedia mengungkapkan. “Kami akan putuskan hingga jelang drawing, Kamis (6/4). Yang jelas, kami hadapi lawan berat, karena petenis tunggal pertama dan kedua Kuwait, Abdullah Maqdes dan Mohammad Gareeb punya performa bagus dan konsisten,” ujar Andrian.

Pada pertemuan kedua tim di arena yang sama di Solo pada 2009, Christoper Rungkat kalah dari Gareeb. Namun pada nomor ganda, Christo yang kala itu berpasangan dengan Nesa Arta menundukkan duet Gareeb-Maqdes.

(Setyo Wiyono / CN26)

Comments

comments