Foto: suaramerdeka.com / Arif M Iqbal

Andika Monoarfa Nyalon Ketua Umum PB Perbasasi

Foto: suaramerdeka.com / Arif M Iqbal

Foto: suaramerdeka.com / Arif M Iqbal

JAKARTA, suaramerdeka.com – Pengurus Besar Perserikatan Bisbol dan Sofbol Amatir Indonesia (PB Perbasasi) bakal menggelar Musyawarah Nasional (Munas) di Bali, 5-6 Mei mendatang. Kini, sejumlah kandidat ketua umum mulai bermunculan.

Setelah Ratna Yulita memastikan maju, kini giliran Andika Mohammad Yudhistira Monoarfa yang mendeklarasikan diri siap bersaing memperebutkan posisi ketua umum. Andika menyatakan, dukungan dari pengurus provinsi (pengprov) terus mengalir. Mulanya ada lima pengprov yang mengusungnya, namun kini sudah menjadi 13 pengprov.

“Saya maju karena desakan dan sokongan kawan-kawan di daerah, di lapangan, bukan karena saya berambisi. Setelah daerah mendukung, kepercayaan ini akan saya tunaikan dengan sebaik-baiknya. Kami akan maju sama-sama, pertarungan ini akan kami selesaikan dengan kemenangan yang cukup mutlak,” kata Andika saat deklarasi maju sebagai calon ketua umum PB Perbasasi di Jakarta, Senin (27/3).

Jika terpilih sebagai orang nomor satu di PB Perbasasi, putra mantan Menteri Perumahan Rakyat Suharso Monoarfa ini siap memajukan olahraga bisbol dan sofbol. Dia juga akan mengembalikan struktur organisasi ke induk internasional dengan memecah jadi dua direktorat, bisbol dan sofbol. “Nanti melalui forum Munas akan kami usulkan untuk mengubah AD/ART dulu. Juga memasukkan adanya Dewan Kehormatan untuk mengontrol kinerja para pengurus,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga akan mewajibkan seluruh pengprov di Indonesia untuk menggelar kompetisi dan kejuaraan nasional secara rutin tiap tahun. “Sebenarnya kejuaraan sudah ada, tapi ada yang melaksanakan, adapula yang belum melaksanakan. Nanti akan kami wajibkan untuk menyelenggarakannya, kami support secara penuh seperti peralatannya,” ujar dia.

Andika juga akan mendirikan PT Liga Softbol Indonesia yang bertugas menjadi operator kompetisi. Pembentukan operator perlu dilakukan supaya kompetisi berjalan secara profesional dan fair. “Biasanya di dalam organisasi itu ada like and dislike. Jika saya terpilih, saya janjikan like and dislike di olahraga ini akan hilang. Saya bisa duduk dengan musuh kapan saja, kalau hitam ya hitam, putih ya putih, tidak ada abu-abu,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum Pengprov Perbasasi Jateng Daniel Toto mengatakan, semula Jateng merapat ke Ratna Yulita. Namun keputusan itu dicabut dan berpindah mendukung Andika. Daniel beralasan, Andika memiliki visi misi yang jelas dibandingkan kandidat lain.

“Kemarin kami sudah mendukung calon lain, tapi orangnya tidak tampak dan hanya mengirim utusan. Sampai sekarang pun, saya belum pernah bertemu calon itu. Setelah ada tawaran visi misi yang jelas dari Andika, kami putuskan hari ini juga untuk mendukung Andika,” kata Daniel.

(Arif M Iqbal / CN26)

Comments

comments