Foto: Reuters

Alonso: Formula 1 Harus Telaah Formatnya

Foto: Reuters

Foto: Reuters

ABU DHABI, suaramerdeka.com - Lantaran merasa dapat hukuman tak adil dalam GP Abu Dhabi, Fernando Alonso menyebut F1 harus menelaah formatnya demi membawa kembali “faktor menyenangkan”.

“Aku ditabrak saat start dan kehilangan kendali mobil, aku mengenai Maldonado dan mereka menjatuhkan hukuman buatku. Saat ini kita menyalahkan suara mobil yang sudah menyurutkan datangnya penonton ke lintasan (tapi) aku pikir FIA mestinya juga melihat kategori seperti MotoGP atau WEC dan menganalisis seberapa suksesnya mereka dan konsisten dengan hukuman-hukuman,” ucap Alonso di Crash.net.

Seperti diketahui, lantaran menabrak mobil Pastor Maldonado di tikungan pertama, pebalap McLaren tersebut mendapat hukuman drive-through. Pebalap Spanyol itu bersikeras ia sendiri ditabrak pada zona pengereman sehingga tak bisa berbuat apa-apa selain mengenai driver Lotus itu.

Menyebut hukuman itu sebagai hal “unik”, Alonso mengindikasikan bahwa peraturan itu secara keseluruhan merupakan kecenderungan di F1 saat ini. Ia pun berharap F1 belajar dari World Endurance Championship dan MotoGP yang pebalapnya ia nilai lebih bisa bersenang-senang.

“Mereka (otoritas F1) juga harus lebih masuk akal dengan tindakannya karena aku tidak melihat hal semacam itu terjadi di WEC atau MotoGP dan kategori-kategori lainnya. Mereka lebih bersenang-senang dibanding kami. Mereka harus melihat banyak hal,” sebutnya.

Ketika ditanya lebih lanjut apa yang harus dilakukan demi mengembalikan “faktor menyenangkan” itu Alonso menjawab, “Mereka harus lebih konsisten dengan hukuman, masuk akal, dan adil.”

(Andika Primasiwi, rtr / CN26)

Comments

comments