Foto: Reuters

Alonso: Balapan Awal Jadi Semacam Ujian Buatku

Foto: Reuters

Foto: Reuters

SAKHIR, suaramerdeka.com - Fernando Alonso mengakui, balapan-balapan di awal musim menjadi semacam ujian buatnya. Pebalap asal Spanyol itu pun merasa optimistis jika kolaborasi McLaren dengan Honda akan segera memperlihatkan hasil lebih baik.

“Itu bukanlah balapan yang paling mudah buat kami. Kami tidak terlalu kompetitif dan juga punya masalah di pertengahan balapan, tapi laju kami saat ini baru seperti itu dan bisa finis dengan kedua mobil bagus buat kami untuk terus belajar. Semoga kami bisa lebih baik di Bahrain,” ujar Alonso di Crash, mengomentari balapan GP China.

Dalam balapan di Sirkuit Shanghai lalu, Alonso dan rekan setimnya, Jenson Button, mampu melintasi garis finis untuk kali pertama musim ini. Sebelumnya mereka mengalami masalah di tengah-tengah GP Malaysia meski Button bisa finis di GP Australia, di saat Alonso masih absen.

Namun demikian, keberhasilan menyudahi balapan tersebut belum dibarengi dengan laju memuaskan, baik pada kualifikasi maupun balapan. Di Shanghai, Alonso dan Button cuma finis di luar zona poin dan mampu dioverlap sejumlah pebalap.

Alonso sendiri tak menutupi kekurangan timnya meski merasa yakin informasi yang sudah didapatkan dari tiga balapan sejauh ini pada akhirnya akan membantu McLaren untuk berbenah. Tanda-tanda perubahan pun diharapkannya sudah terlihat pada GP Bahrain di akhir pekan.

“Aku merasa sedikit malu tidak tak melaju cepat tapi aku pikir balapan itu amat berharga buat kami. Jelas berat buat kami karena tahu tidak super kompetitif di sini, tapi tujuannya adalah bisa finis dan kami melakukannya dengan kedua mobil. Kami terus belajar, terus berbenah maju, dan semoga ini merupakan salah satu balapan terakhir kami di-overlap dan ada di belakang, dan kami bisa lebih menikmati balapan. Kami tahu begitulah situasinya sekarang tapi kami pikir itu takkan bertahan lama, cuma di sejumlah balapan awal,” kata Alonso.

Juara dunia dua kali bersama Renault tersebut sebelumnya cuma bisa melajukan MP4-30 sebanyak 12 putaran pada tes pramusim dan kemudian 22 putaran di GP Malaysia. Maka apa yang diperlihatkannya di GP China jadi sebuah capaian tersendiri, meskipun tentu saja ia belum puas.

“Mobilnya terus banyak membaik di setiap akhir pekan, mulai dari mesin, aerodinamika, reliabilitas, segalanya terus membaik. Jadi kami semua amat gembira. Satu-satunya masalah adalah titik awalnya terlalu rendah jadi beberapa balapan awal menjadi ujian buat kami. Tapi kami ingin segera kembali membalap dengan kompetitif,” tegasnya.

(Andika Primasiwi, rtr / CN26)

Comments

comments