SAMBUTAN:  Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat memberikan sambutan pada lomba lari open nasional 10K ''Semarang Hebat", Minggu (4/12). (suaramerdeka.com/Hendra Setiawan)

Agus Prayogo Tercepat di Semarang

SAMBUTAN:  Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat memberikan sambutan pada lomba lari open nasional 10K ''Semarang Hebat", Minggu (4/12). (suaramerdeka.com/Hendra Setiawan)

SAMBUTAN: Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat memberikan sambutan pada lomba lari open nasional 10K ”Semarang Hebat”, Minggu (4/12). (suaramerdeka.com/Hendra Setiawan)

SEMARANG, suaramerdeka.com – Pelari nasional Agus Prayogo menjadi yang tercepat dalam lomba lari open nasional 10K ”Semarang Hebat”, Minggu (4/12). Turun di kelas nasional, pelari andalan Indonesia tersebut belum tertandingi dengan meninggalkan lawan-lawannya.

Selain Agus Prayogo, ada Triyaningsih yang juga ambil bagian dalam kegiatan yang digelar Pemkot Semarang bersama dengan Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kota Semarang. Triyaningsih pernah menjadi andalan Jateng, namun kini, wanita 29 tahun tersebut memilih membela DKI Jakarta.

Total ada sekitar 3.500 pelari yang ambil bagian dalam lomba yang digelar Pemkot Semarang ini. Tidak hanya berasal dari Semarang, beberapa pelari dari daerah lain dan juga nasional berpartisipasi. Mengambil start di Jl Pandanaran mereka melewati rute, Tugu Muda, Jl Dr Sutomo IV, Jl Veteran, Jl Sriwijaya, Jl MT Haryono, Jl. Mayjed Sutoyo dan finish kembali di Jl Pandanaran.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, dalam sambutannya, menyampaikan pihaknya sangat mendukung terselenggaranya lomba lari 10K ini. Menurutnya lomba lari sudah lama tak digelar, sehingga dirasa perlu dilakukan lagi secara rutin.

”Lari adalah olahraga dasar yang dibutuhkan dan bisa dilakukan semua orang. Selain untuk kesehatan, kegiatan ini diharapkan juga dapat mendorong prestasi-prestasi bidang atletik. Ini juga menjadi wadah bagi pelari Semarang untuk mengasah diri,” ungkap pria yang akrab disapa Hendi ini.

Dengan datangnya peserta dari berbagai daerah, seperti Jabar, Jatim, Sulawesi hingga Kalimantan, wali kota optimistis kegiatan ini juga mampu menjadi primosi potensi wisata Kota Semarang. Hendi menambahkan, manfaatnya tidak hanya untuk keberhasilan olahraga Kota Semarang, tetapi juga untuk perekonomian warga.

Kabag Humas Achyani, mengatakan, kegiatan total hadiah lomba lari ini Rp 143 juta. Hadiah terbagi dalam empat kategori meliputi nasional, regional Jateng, TNI/ Polri dan pelajar SMP-SMA Kota Semarang. Pada kategori nasional, pemenang I, II dan III putra/ putri masing-masing akan mendapatkan Rp 20 juta, Rp 10 juta, dan Rp 5 juta.

Sementara untuk tingkat regional Jateng, pemenang I, II dan III putra/ putri masing-masing akan mendapatkan Rp 5 juta, Rp 3 juta, dan Rp 2 juta. Sedangkan untuk tingkat TNI/Polri pemenang I, II dan III putra/putri masing-masing akan mendapatkan Rp 5 juta, Rp 3 juta, dan Rp 2 juta rupiah.

”Untuk tingkat pelajar putra/putri, pemenang I, II dan III serta juara harapan I, II dan III berturut-turut akan mendapatkan hadiah uang tunai Rp 5 juta, Rp 3 juta, Rp 2 juta, Rp 2 juta, Rp 1,5 juta serta Rp 1 juta,” tandas Achyani.

(Hendra Setiawan/CN39/SM Network)

Comments

comments