Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

70 Paralimpian Masuk ke Pelatnas ke APG 2015

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

SOLO, suaramerdeka.com - Sebanyak 70 paralimpian yang memperkuat tim Merah-Putih dalam Asian Para Games 2014 Incheon, Korea, masuk dalam daftar awak pelatnas yang diselenggarakan National Paralympic Committee (NPC) Indonesia.

Para atlet yang meraih medali pada pesta olahraga difabel tingkat Asia itu bahkan menjadi tumpuan dalam perburuan emas pada ASEAN Para Games (APG) 2015 di Singapura, November mendatang.

Pada persaingan di Incheon, Indonesia meraih sembilan medali emas, 11 perak dan 18 perunggu. ”Tentu mereka punya peluang lebih besar, mengingat negara-negara yang bersaing di Singapura tidak sebanyak kontingen yang dulu bersaing Incheon. Karena itu, para peraih medali di Incheon sudah pasti jadi andalan kami,” kata Presiden NPC Indonesia Senny Marbun, Rabu (28/1).

Guna mempersiapkan diri menghadapi persaingan dalam APG Singapura, total 250 paralimpian yang di dalamnya mencakup 70 atlet eks Asian Para Games 2014, segera berkumpul di Solo. Mereka diagendakan tiba di Kota Bengawan mulai Minggu (1/2).

Selanjutnya, seluruh paralimpian dikelompokkan sesuai cabang olahraganya guna mendapatkan skedul latihan yang telah disiapkan. ”Pelaksanaan latihan dijadwalkan mulai Rabu (4/2),” tambah Senny.

Ada sebelas cabang yang disiapkan kontingen Indonesia dalam persaingan di Singapura. Menurut humas NPC Heri ”Gogor” Isranto, cabang-cabang itu adalah atletik, angkat berat, bulu tangkis, catur, goal ball, panahan, renang, tenis meja, ten pin bowling, football 7 side dan menembak.

”Rencananya ada 15 cabang yang dipertandingkan dalam APG di Singapura, tapi empat cabang lain tidak diikuti karena kami tak punya atletnya. Cabang itu antara lain basket dan boccia,” jelas Gogor.

Senny menambahkan, penggemblengan seluruh paralimpian tersebut dipusatkan di Solo. Venues di Kota Bengawan dia nilai cukup untuk menjalankan latihan intensif, lebih-lebih kota itu pernah digunakan sebagai tuan rumah penyelenggaraan APG tahun 2011.

”Asrama bagi para atlet juga telah siap, misalnya di kompleks Sekretariat NPC Pusat kawasan Jebres dan kompleks PPRBM (Pusat Pengembangan dan Latihan Rehabilitasi Para Cacat Bersumberdaya Masyarakat-red),” tutur Senny.

(Setyo Wiyono / CN26)

Comments

comments