Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

60-an Pasangan Bakal Tarung di Kejuaraan Bridge Piala Wali Kota Solo VII

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

SOLO, suaramerdeka.com - Sebanyak 60 pasang atlet bridge diprediksi bakal bertarung di GOR Manahan Solo, Minggu (4/9). Mereka yang berasal dari berbagai daerah di Jateng, Jatim dan DIY akan memanaskan persaingan dalam kejuaraan terbuka bridge Piala Wali Kota Surakarta VII/2016 itu.

“Kami targetkan 60 pasangan yang bersaing di Piala Wali Kota VII, terutama pada kelompok umum. Selain kelompok itu juga digelar kategori senior, yunior/mahasiswa dan pelajar,” kata Sekretaris Pengkot Gabungan Bridge Solo (Gabso), Nindyo Purnomo, Selasa (30/8).

Dia mengungkapkan, biasanya minimal 10 kota/kabupaten di Jateng menurunkan atletnya di ajang itu. Selain tuan rumah Solo, beberapa daerah lain di antaranya Semarang, Magelang, Kudus, Pati dan Kendal. Atlet dari luar Jateng yang biasanya turut memanaskan persaingan adalah Ponorogo dan Surabaya (Jatim), serta beberapa daerah di DIY.

”Bahkan beberapa hari lalu, pengurus Gabsi Lampung menghubungi kami dan menyatakan ingin ikut bertanding dalam kejuaraan nanti. Kami tunggu kedatangan mereka,” tutur Nindyo.

Ketua Pengkot Gabso Lilik Joko Saptianto belum bisa menyebut pasti jumlah peserta, karena pendaftaran baru ditutup Minggu (30/8) pagi, atau beberapa saat sebelum kejuaraan dibuka. Sebagai pembanding, pada ajang serupa tahun lalu jumlah pesertanya mencapai 80 pasang, terinci atas kelompok umum, yunior dan pelajar.

Sejumlah atlet papan atas bakal memanaskan persaingan. Pasangan Santoso Sie-Kusriyanto ”Komodo” dan Kamto-Andi asal Semarang, dipastikan turun. Selain itu Fathurahman-Kamal (Yogyakarta), serta andalan tuan rumah Solo Lilik Joko Saptianto-Pambudi dan Kardoyo-Joko Purwanto. Bahkan atlet putri Fransica Tri Martanti (Solo) bersama pasangannya Bella (Kendal) yang tercatat menempati peringkat empat dunia, direncanakan turut bersaing.

“Kami targetkan bisa mencapai juara umum, karena tentu sangat berat jika menghadapi pasangan Santoso-Komodo yang jadi atlet PON Jateng. Rencananya Solo menurunkan 10 pasangan, termasuk atlet kawakan Nindyo-Pik Tik Siang,” ujar Lilik.

(Setyo Wiyono / CN26)

Comments

comments