6 Pecatur Masuk Tim Bayangan PraPON

BERTANDING: Evi Yuliana (kiri atas) dan Wakil Ketau Percasi Jateng Syahrul Qirom saat melakukan pertandingan persahabatan pada Liga Catur Beregu Seri 2 di Aula Kantor Kecamatan Genuk, Minggu (21/12). (suaramerdeka.com/Hendra Setiawan)

BERTANDING: Evi Yuliana (kiri atas) dan Wakil Ketau Percasi Jateng Syahrul Qirom saat melakukan pertandingan persahabatan pada Liga Catur Beregu Seri 2 di Aula Kantor Kecamatan Genuk, Minggu (21/12). (suaramerdeka.com/Hendra Setiawan)

SEMARANG, suaramerdeka.com – Enam pecatur Semarang masuk tim bayangan PraPON Jateng. Untuk putra diwakili Joko Santoso MN, Nur Siyo MN dan Nur Ikhwan MN. Sedangkan putri muncul nama Zahra Chumaira MNW, Angel Ruth Nugroho MPW dan Shanti Nur Abidah  MPW.

Mereka lolos penjaringan atlet yang dilakukan Percasi Jateng beberapa waktu lalu. Kini keenamnya memiliki waktu yang cukup untuk kembali meningkatkan kemampuan. Pasalnya, tidak menutup kemungkinan akan dilakukan promosi degradasi hingga pelaksanaan PraPON, pertengahan 2015.

”Mereka lolos penjaringan atlet Jateng. Namun, tidak boleh berpuas diri dulu. Karena jelang pelaksanaan PraPON, akan dinilai siapa yang tampil konsisten,” Kata Wakil Ketua Umum Percasi Kota Semarang Syahrul Qirom, saat membuka Liga Catur Beregu Seri 2 di Aula Kantor Kecamatan Genuk, Minggu (21/12).

Dari segi kemampuan dan jam terbang tak perlu diragukan lagi. Keenamnya telah bergelar master catur, mulai master nasional, master nasional wanita hingga master percasi wanita. Bahkan, beberapa di antaranya sudah mewakili Indonesia di kancah dunia.

Total ada tujuh pecatur putra dan tujuh pecatur putri yang dipersiapkan di ajang PraPON. Dibandingkan daerah lain, Pecatur dari Kota Lunpia paling banyak membela nama Jateng. Mereka berkesempatan menyumbang medali di ajang pekan olahraga multievent itu.

Liga

Sementara Liga Catur Beregu Seri kedua yang berlangsung kemarin diikuti 16 tim. Yakni ADS dan ADS Yunior, Percasi, Andy’s, RSCC A dan RSCC B serta RSCC C. Kemudian CIS Chess Club, Logic Chess Club, Undip A dan Undip B. Ditambah Percaka, Ratu, Kuda Gajah, PCKB Oke dan juara bertahan Bidak Harapan.

Adapun aturan liga yakni Permainan catur cepat FIDE berdasarkan Konggres FIDE ke-79 di Dresden (Jerman) November 2009 dan Kejurnas Catur terakhir di Jakarta 2013. Menggunakan sistem Swiss Manager dengan 6 babak, setiap pemain mempunyai jatah waktu berfikir 25 menit.

Sementara penilaian berdasarkan nilai match point (nilai tertinggi), points (VP/jumlah kemenangan), bucholz tie break (solkoff) dan sonneborn-berger tie-break (SB). Pada seri pertama, Bidak Harapan berhasil menjadi juara dengan Match Point (MP) 10 dan Victory Point (VP) 14,5.

”Ada beberapa pecatur yunior yang ambil bagian, di antaranya Nuh Hakim, Yanuar Deni Prayoga, Evi Yuliana, Tias Cahya, dan Ardan Ardianto. Kami harap, mereka dapat berbicara banyak di seri kedua ini,” tambah Sekretaris Percasi Semarang Faizah Chayat.

(Hendra Setiawan/CN39)

Comments

comments