Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

51 Karateka Jateng Buru Tujuh Emas Kejurnas Lemkari 2017

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

SOLO, suaramerdeka.com - Sebanyak 51 karateka Lemkari Jateng bakal memburu tujuh medali emas di Bali. Mereka akan berjuang keras meraihnya dalam Kejurnas Terbuka Lemkari 2017 yang rencananya diselenggarakan di GOR Lila Bhuana Denpsar, 26-28 Januari mendatang.

“Target kami, tujuh medali emas. Salah satu dasar pertimbangannya, pada kejurnas perguruan Lemkari di Kalimantan Selatan, November silam, tujuh karateka kami tembus final meski akhirnya menghasilkan dua emas dan lima perak,” kata Ketua Harian Pengda Lemkari Jateng, Ibnu Salimi, Selasa (3/1).

Dia mengungkapkan, karateka yang diterjunkan dalam Kejurnas I Ngurah Rai Cup IX/2017 tersebut diprioritaskan kepada para juara pada Kejurda Terbuka Lemkari Jateng yang telah berlangsung di GOR Manahan Solo, 22-23 Desember lalu.

Kendati demikian, bakal ada pertemuan lagi untuk mematangkan siapa saja awak tim Jateng yang akan dikirim untuk pertarungan di Pulau Dewata nanti. “Rencananya, Minggu (8/1) ada rapat di Wonosobo untuk mematangkan atlet-atlet yang diterjunkan untuk bertarung di Bali,” tambah pria asal Solo tersebut.

Kendati demikian, dia menyebut beberapa nama yang bakal menjadi andalan dalam perburuan medali emas. Mereka antara lain karateka Solo Shella yang biasa turun di arena kata dan kumite -25 kg putri dan M Faiz (kata dan kumite -35 kg pemula putra).

Selanjutnya karateka Era (kumite -48 kg yunior putri/Wonosobo) dan Achten Nungki (kata dan kumiter -60 kg putra/Banjarnegara). “Sejumlah karateka Lemkari Jepara yang menjadi juara umum pada kejurda di Solo, juga bakal diturunkan. Cuma saya tidak hafal nama-namanya,” tambah Salimi.

Lelaki yang juga Ketua Bidang Pembinaan Prestasi Pengkot Forki Surakarta itu mengungkapkan, tidak ada training camp (TC) secara khusus bagi awak tim Lemkari Jateng. Mereka tetap berlatih intensif secara desentralisasi di dojo dan daerah masing-masing.

(Setyo Wiyono / CN26)

Comments

comments