ADU CEPAT: Penampilan salah satu peserta Drag Bike 2016, saat beradu cepa di Jalan Raya Sukowati. (suaramerdeka.com/Basuni H)

500 Pembalap Adu Nyali di Jalan Sukowati

ADU CEPAT: Penampilan salah satu peserta Drag Bike 2016, saat beradu cepa di Jalan Raya Sukowati. (suaramerdeka.com/Basuni H)

ADU CEPAT: Penampilan salah satu peserta Drag Bike 2016, saat beradu cepa di Jalan Raya Sukowati. (suaramerdeka.com/Basuni H)

SRAGEN, suaramerdeka.com – Jalan Raya Sukowati, khususnya yang ada di depan kompleks Sekretariat Daerah (Setda) Sragen dan Alun Alun Sasono Langen Putro, menjadi saksi ajang adu nyali Drag Bike 2016, Minggu (29/5).

Sekitar 500 pembalap bertarung di 17 kelas, pada ajang yang juga kejuaraan nasional seri 4 tersebut. Kejuaraan balap adu cepat ini adalah kali pertama di gelar di Sragen dan salah satu event untuk memperingati hari jadi Kabupaten Sragen ke-270.

“Drag Bike di Sragen ini adalah seri keempat kejurnas dan guna memeriahkan HUT Kabupaten Sragen ke -270 dan pesertanya dari seluruh Indonesia,” kata Ketua Panitia Agung Prastowo.

Kejurnas mempertandingkan 17 kelas, termasuk eksebisi untuk pembalap perempuan dan menyediakan hadiah total Rp 150 juta. Kejurnas ini dibuka oleh Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati dan Wakil Bupati (Wabup) Dedy Endriyatno.

Meski cuaca cukup panas, namun ribuan penonton yang didominasi anak muda tampak antusias melihat adu ketangkasan membalap adu cepat tersebut. Agung mengatakan, kegiatan ini juga sebagai salah satu bentuk upaya mewadahi pecinta balap motor. khususnya yang ada di Sragen untuk menyalurkan hobi yang tepat.

Sejauh ini di Sragen masih sering terjadi balap liar yang bukan hanya membahayakan diri sendiri, namun juga membahayakan pengguna jalan lain. ”Harapannya anak muda Sragen tidak terpengaruh ikut balap liar, dan menyalurkan hobi otomotif dengan benar,” tandasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Yuni dan Wabup Dedy serta Dandim 0725/Sragen Letkol (inf) Denny Marantika menyematkan helm pada warga. Hal tersebut sebagai simbol agar warga memperhatikan keselamatan berkendaraan. Bupati Yuni sendiri mengaku penasaran dengan kejuaraan ini dan ingin melihat jalannya pertandingan.

“Ini kali pertamanya ada balapan resmi di depan kantor bupati, tahun ini Sragen sungguh luar biasa,” tandasnya.

(Basuni H/CN39/SM Network)

Comments

comments