Foto: suaramerdeka.com/Hendra Setiawan

500 Pecinta VW Berkumpul di Semarang

MOBIL VW:  Ratusan mobil volkswagon terparkir di Marina Convention Centre, Sabtu (20/8). Mobil tersebut milik para penghobi dari berbagai daerah, seperti Bandung, Jakarta, Bali dan Lampung. (suaramerdeka.com/Hendra Setiawan)

MOBIL VW: Ratusan mobil volkswagon terparkir di Marina Convention Centre, Sabtu (20/8). Mobil tersebut milik para penghobi dari berbagai daerah, seperti Bandung, Jakarta, Bali dan Lampung. (suaramerdeka.com/Hendra Setiawan)

SEMARANG, suaramerdeka.com – Sekitar 500 orang pecinta mobil volkswagon (VW) berkumpul di Marina Convention Centre, Semarang, Sabtu-Minggu (20-21/8). Tidak hanya dari Jateng, mereka datang dari berbagai daerah seperti dari Jakarta, Bandung, Bali dan Lampung.

Mobil asal Jerman dari berbagai tahun dan model kumpul di acara bertajuk ”Temu Sedulur”. Mobil tahun 70-an dengan model Combi, Beetle mendominasi. Adapula yang datang menggunakan VW keluaran baru seperti Caravelle dan Transporter.

VW Combi terpanjang, 7,6 meter sebagai mobil VW terpanjang di Indonesia juga ikut dipamerkan. Mobil jenis Brazilian Baywindow keluaran 1981 yang dimodifikasi Yudi Yumos pernah mendapatkan penghargaan dari Lembaga Prestasi Indonesia-Dunia (Leprid).

”Acara ini digelar dua tahun sekali, biasanya digelar setelah Lebaran. Tujuannya untuk mempererat tali silaturahmi antar penggemar VW. Kebetulan tahun ini, Semarang ditunjuk sebagai tuan rumah. Sebelumnya digelar di Yogyakarta, Kudus dan Magelang,” ujar Ketua Panitia Seno Asrianto (26), kemarin.

Kebanyakan, peserta datang bersama anak dan istri. Mereka mengendarai mobil tersebut dari daerah masing-masing. Sebagai pelepas lelah, peserta disambut berbagai acara, seperti seperti photo contest, perform music, potong tumpeng, sarasehan, hingga jalan-jalan keliling Semarang. Panitia juga membuka bazar makanan dan onderdil.

Touring

Foto: suaramerdeka.com/Hendra Setiawan

Foto: suaramerdeka.com/Hendra Setiawan

Sementara itu, Ketua Umum Volkswagon Semarang Club (VSC), Iwan Setiawan (45) menuturkan, selain kegiatan kumpul bersama, para penggemar VW juga menggelar touring setiap bulannya. Menurutnya, jalan-jalan menggunakan mobil ini punya kesan dan kebanggaan tersendiri.

Dia menambahkan, pecinta VW tua berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari pelajar SMA, polisi, pegawai negeri dan pengusaha. Untuk masalah perawatan dan onderdil, Iwan mengaku bukan menjadi masalah berarti. Sesama anggota komunitas juga sering bertukar tips dan informasi.

”Dasarnya memang sudah hobi mobil antik VW. Kalau ada masalah ya tetap happy. Kami juga sering berbagi informasi dan tips, mulai dari perawatan hingga masalah onderdil. Jadi kami tidak kesulitan saat memperbaiki mobil atau mencari onderdil yang diperlukan,” ujar Iwan.

VSC sendiri sudah berdiri sejak 21 Desember 1985, atau hampir 31 tahun. Saat ini sudah ada sekitar 300 anggota, Iwan sendiri merupakan anggota ke 209. Hingga saat ini, VSC aktif, bahkan sudah masuk pada generasi kedua. Kebanyakan, dari ayah, turun kepada anaknya.

(Hendra Setiawan/CN39/SM Network)

Comments

comments