Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

27 Pengkot/Pengkab Bakal Pilih Ketua NPC Jateng

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

SOLO, suaramerdeka.com – Sebanyak 23 pengkot/pengkab National Paralympic Committee (NPC) bakal memilih Ketua Jateng periode 2017-2022. Pemilihan itu rencananya digelar dalam musyawarah olaharaga provinsi luar biasa (Musorprovlub) NPC Jateng di Hotel Sala View, Selasa (14/3) mendatang.

Sehari sebelum musyawarah (Senin, 13/3), diselenggarakan rakerda untuk menyusun program-program otorita olahraga difabel Jateng tersebut. “Selain 27 pengkot / pengkab, pengurus demisioner memiliki dua suara, serta dewan pertimbangan satu suara. Jadi total ada 30 suara dalam pemilihan ketua nanti,” kata Sekretaris NPC Jateng Nasrudin di sekretariat kompleks Stadion Manahan Solo, Kamis (9/3).

Tiga nama disebut-sebut muncul sebagai kandidat dalam bursa pemilihan ketua. Menurut dia, tiga nama itu adalah Bambang Wahono yang kini menjabat Kabid Perencanaan Anggaran, Osrita Musim (saat ini Bendahara) dan Amru Irwan (Bidang Klasifikasi). “Tapi masih dimungkinkan muncul nama lain usulan dari daerah-daerah, mengingat masih ada waktu hingga penjaringan bakal calon pada Musorprovlub nanti,” jelas Nasrudin.

Musorprovlub digelar karena masa tugas sementara pelaksana tugas (Plt) Ketua Bangun Sugito segera berakhir. Sugito ditunjuk sebagai Plt, setelah ketua definitif Budi Haryanto meninggal dunia, 25 Februari 2016. Penunjukan antara lain dengan pertimbangan saat itu Jateng sudah bersiap menghadapi Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XV yang digelar di Jabar, 15-24 Oktober 2016.

“Beban rasanya berat, saat ditunjuk jadi Plt langsung mempersiapkan kontingen Jateng untuk menghadapi Peparnas. Syukur, sekarang sudah terselesaikan. Jateng jadi runner up,” kata Sugito.

Nasrudin menambahkan, beberapa syarat harus dipenuhi bakal calon Ketua NPC Jateng. Di antaranya, person bersangkutan merupakan penyandang disabilitas, minimal empat tahun menjadi anggota NPC Jateng, serta peduli terhadap pengembangan dan prestasi olahraga difabel. “Atlet NPC juga boleh mencalonkan diri,” jelas Nasrudin.

(Setyo Wiyono / CN26)

Comments

comments