Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

233 Pesilat Pelajar Solo Bertarung di Kejurkot

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

SOLO, suaramerdeka.com – Sebanyak 233 pesilat bertarung dalam Kejurkot Pencak Silat Pelajar Solo di Gelanggang Pemuda Bung Karno kawasan Manahan selama tiga hari, sejak Selasa (27/10). Mereka terinci atas 145 pesilat yang bersaing di kategori SMP dan 88 atlet yang beradu kekuatan di kategori SMA.

Berdasarkan catatan panitia, terdapat 35 SMP/sederajat dan 31 SMA/sederajat yang turut bersaing dalam kejuaraan yang diselenggarakan Dinas Dikpora Surakarta tersebut. ”Secara keseluruhan, ada 206 partai yang digelar sepanjang kejuaraan itu,” kata Kasi Binpres Bidang Olahraga Dikpora Nur Iskhak, didampingi salah seorang panitia Sugeng Hariyadi.

Ajang yang dibuka Kepala Dinas Dikpora Etty Retnowati tersebut mempertandingkan 28 kelas. Rinciannya, 14 kelas dipertarungkan untuk tingkat SMP dan 14 lainnya bagi tingkat SMA. Menurut Sugeng, tidak ada kategori seni atau sering disebut tunggal, ganda, regu yang disiapkan panitia dalam kejuaraan itu.

Dia menambahkan, kegiatan tersebut diselenggarakan guna menjaring bibit-bibit atlet silat potensial dari lingkup sekolah. Di sisi lain, sekaligus merupakan arena seleksi awal yang dilakukan Dikpora Solo sebagai persiapan menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) tahun depan.

”Selain pencak silat, ada beberapa cabang lain yang pelaksanaan seleksinya dimulai sejak awal seperti bela diri karate dan taekwondo,” ungkap dia.

Sugeng menjelaskan, kejurkot karate rencananya digelar sehari yakni pada Minggu (1/11), juga di Gelanggang Pemuda Bung Karno. Sementara kejurkot pelajar taekwondo diselenggarakan pada Sabtu-Minggu (31/10-1/11) di aula Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Solo.

(Setyo Wiyono / CN26)

Comments

comments