BIDIK TARGET: Peserta menembak membidik target. Sekitar 200 penembak dari seluruh Jawa Tengah mengikuti Raptor Anniversary Competition di GOR Perbakin Jatidiri, Minggu (2/10). (suaramerdeka.com/Lanang Wibisono)

200 Penembak Se-Jateng Ikuti Kejurda di Jatidiri Semarang

BIDIK TARGET: Peserta menembak membidik target. Sekitar 200 penembak dari seluruh Jawa Tengah mengikuti Raptor Anniversary Competition di GOR Perbakin Jatidiri, Minggu (2/10). (suaramerdeka.com/Lanang Wibisono)

BIDIK TARGET: Peserta menembak membidik target. Sekitar 200 penembak dari seluruh Jawa Tengah mengikuti Raptor Anniversary Competition di GOR Perbakin Jatidiri, Minggu (2/10). (suaramerdeka.com/Lanang Wibisono)

SEMARANG, suaramerdeka.com – Sekitar 200 penembak asal Jawa Tengah mengikuti Kejuaraan Daerah (Kejurda) Tembak 2016 yang digelar Raptor Shooting Club di GOR Perbakin Jatidiri Semarang, Minggu (2/10).

Di kejuaraan ini dilombakan enam nomor baru yang akan dipertandingkan di PON XX Papua 2020 mendatang. Nomor tersebut yakni metal siluet kelas angin yang belum dipertandingkan di PON XIX Jawa Barat, namun akan dipertandingkan di PON mendatang.

Ketua Perbakin (Persatuan Olahraga Tembak Indonesia) Kota Semarang, Rahardian Bimo Tejo mengatakan, tujuan digelarnya kejurda ini agar atlet muda hingga senior punya pengalaman di nomor baru tersebut.

Enam nomor yang dipertandingkan yakni, tiga posisi senapan pompa 25 meter, tiga posisi senapan PCP (gas) 33 meter, multi ring pompa 15-33 meter, multi ring PCP 18-41 meter, banch res pompa, dan banch res PCP.

“Kami juga menerapkan aturan baru dari PB Perbakin. Jadi sifatnya bukan <I>fun game<P> lagi. Untuk atlet muda, ini sekaligus untuk persiapan PON Remaja II Jateng 2017 mendatang,” ujar Bimo di sela-sela acara.

Kejurda Tembak 2016 yang dilaksanakan juga untuk memeringati hari ulang tahun Raptor Shooting Club ke-12 yang jatuh pada 1 Oktober lalu. Bimo sangat mengapresiasi animo peserta kejuaraan yang menembus angka 200an.

“Untuk atlet dari Raptor memang tidak kami turunkan. Mereka kami siapkan untuk turnamen berikutnya. Kami ingin membantu pembinaan atlet muda untuk fokus di PON Remaja mendatang dan memperkenalkan nomor baru di cabang menembak PON XX Papua 2020,” lanjut Bimo.

Dia menyebut peserta dari Semarang hanya 10 persen. Klub-klub dari Kota ATLAS itu yakni berasal dari Teratai, Undip, dan Baladika. “Kebanyakan peserta dari luar Semarang, bahkan luar provinsi. Hasil dari Kejurda ini akan kami laporkan ke Perbakin Jateng,” tandas Bimo.

(Lanang Wibisono/CN39/SM Network)

 

Comments

comments