Foto: kushinryu.wordpress.com

200-an Karateka Solo Siap Tarung di Kejurnas Terbuka Solo Open VI

Foto: kushinryu.wordpress.com

Foto: kushinryu.wordpress.com

 SOLO, suaramerdeka.com - Sekitar 200 karateka Solo siap bertarung dalam kejuaraan nasional (kejurnas) terbuka karate Solo Open VI/2014 yang rencananya diselenggarakan di GOR Manahan, 7-9 November mendatang. Mereka berasal dari berbagai klub/dojo di wilayah Kota Bengawan.

”Forki (Federasi Olahraga Karatedo Indonesia) Solo tidak menurunkan atlet. Mereka mewakili dojo/klub masing-masing. Totalnya lebih kurang ,” kata Sekretaris Pengkot Forki setempat, Ibnu Salimi, Jumat (31/10).

Berdasarkan catatan dia, beberapa dojo yang telah menggembleng atletnya guna bertarung di ajang perebutan piala bergilir Danrem 074/Warastratama Surakarta dan piala tetap Wali Kota Surakarta itu, antara lain dojo Manahan yang akan menurunkan sekitar 30 atlet. Selain itu dojo Inkai keruang lebih 40 atlet, dojo Al Azhar sekitar 10-15 atlet, serta dojo Ryu Karate Kids sekitar 30 atlet.

”Para karateka yang menjadi juara pada Pekan Olahraga Pelajar di Wonogiri, beberapa waktu lalu, menjadi andalan. Ya, seperti Rizal di kelas pemula putra, Any (pemula putri dan Nada Rania (pra pemula putri). Tapi saya belum tahu, mereka akan memperkuat dojo apa pada Solo Cup nanti,” tambah Salimi.

Mengenai keikutsertaan daerah lain di eks Karesidenan Surakarta, dia mengaku cukup banyak yang ingin terlibat dalam persaingan tersebut. Seluruh Pengkab Forki dari Sukoharjo, Wonogiri, Klaten, Boyolali, Sragen dan Karanganyar berencana membentuk tim sendiri dengan masing-masing atlet berkisar 30-60 orang.

Jumlah itu belum termasuk para karateka dari dojo/klub yang ada di kabupaten-kabupaten tersebut. ”Kalau mengacu pada kejuaraan berlingkup eks Karesidenan memperebutkan Piala Wali Kota Surakarta, Februari lalu, total pesertanya mencapai 650-an atlet,” jelas dia.

Ajang terbuka berskala nasional yang diselenggarakan Solo Karate Klub (SKC) bekerja sama dengan Pengkot Forki Solo tersebut bakal menggelar seluruh kelas, mulai pra usia dini (usia tujuh tahun) hingga veteran (45 tahun ke atas) untuk kategori kata (keterampilan jurus).

Untuk kategori kumite (pertarungan) mulai kelas usia dini hingga veteran. Secara keseluruhan ada 72 medali emas yang diperebutkan.

(Setyo Wiyono / CN26)

Comments

comments