Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

20 Fencer Solo Siap Buru Emas Kulon Progo Open

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

SOLO, suaramerdeka.com  -  Sebanyak 20 fencer (sebutan atlet anggar) Solo siap memburu medali emas dalam Kejuaraan Kulon Progo Open 2016. Mereka yang terinci atas 10 atlet putra dan 10 putri akan bertarung dalam ajang yang digelar di Gedung Kaca Kulon Progo, Kamis-Minggu (17-20/11).

“Karena kejuaraan itu baru kali pertama digelar, maka kami belum tahu peta kekuatan lawan. Kami anggap seluruh tim rival sebagai pesaing berat. Tapi kami yakin, minimal tiga medali emas bisa dibawa pulang,” kata Kabid Pembinaan Prestasi (Binpres) Pengkot Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (Ikasi) Hendra Faradilah, Selasa (15/11).

Ajang berhadiah total Rp 15 juta tersebut menggelar tiga kategori, yakni SMP, SMA dan under 23 tahun (U-23), putra dan putri. Masing-masing kategori mempertandingan tiga nomor senjata yaitu, floret, degen dan sabel.

“Kami ikuti tiga kategori usia dalam kejuaraan tersebut. Masing-masing atlet telah digembleng dalam latihan intensif di UTP Fencing Club yang berada di kampus II Universitas Tunas Pembangunan kawasan Cengklik, Solo,” ujar Hendra.

Dia menyebut para fencer Kota Bengawan punya peluang besar merebut medali dalam kejuaraan tersebut. Beberapa atlet yang menjadi andalan di antaranya Sutrisni dan Yunina yang bakal turun di nomor sabel putri kelas U-23. Lalu di tingkat SMP, Putri Faradilah dijagokan menjadi jawara nomor floret putri.

“Untuk kategori SMA, kami punya andalan Yusuf Aprilian yang akan bertanding di nomor floret putra. Tetapi para fencer lain dalam tim ini juga punya kans besar dalam perburuan emas,” tandas pria yang juga pelatih Pengprov Ikasi Jateng itu.

Menurutnya, ajang tersebut sekaligus dimanfaatkan guna terus menambah jam terbang para atlet Kota Bengawan. Karena itu, para fencer yang sebagian merupakan kerangka tim Solo untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng 2018 tersebut diminta benar-benar bertarung maksimal.

(Setyo Wiyono / CN26)

Comments

comments