FOTO BERSAMA: Sebagian besar awak tim balap sepeda Indonesia foto bersama sebelum menjalani latihan rutin di wisma tim Godean, Sleman, baru-baru ini. Dalam skuat balap sepeda Indonesia terdapat tiga pebalap dan tiga pelatih dari DIY. (suaramerdeka.com/Gading Persada)

16 Atlet DIY Jadi Andalan Raih Medali

FOTO BERSAMA: Sebagian besar awak tim balap sepeda Indonesia foto bersama sebelum menjalani latihan rutin di wisma tim Godean, Sleman, baru-baru ini. Dalam skuat balap sepeda Indonesia terdapat tiga pebalap dan tiga pelatih dari DIY. (suaramerdeka.com/Gading Persada)

FOTO BERSAMA: Sebagian besar awak tim balap sepeda Indonesia foto bersama sebelum menjalani latihan rutin di wisma tim Godean, Sleman, baru-baru ini. Dalam skuat balap sepeda Indonesia terdapat tiga pebalap dan tiga pelatih dari DIY. (suaramerdeka.com/Gading Persada)

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com – Sebanyak 16 atlet dari Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi andalan untuk membawa pulang medali pada gelaran SEA Games XXVIII Singapura, 5-16 Juni. Ke-16 atlet itu tergabung dalam 522 atlet yang memperkuat Kontingen Indonesia pada pesta olahraga multieven bangsa-bangsa di Asia Tenggara tersebut.

“Total ada 21 wakil DIY yang masuk Kontingen Indonesia di SEA Games Singapura. Sebanyak 16 diantaranya atlet sisanya pelatih,” ungkap anggota Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) KONI DIY, Prawindro, Rabu (3/6).

Menurut Prawindro, dari wakil-wakil DIY yang ada di Kontingen Indonesia beberapa diantaranya masuk dalam kategori cabang olahraga (cabor) yang diandalkan membawa pulang medali emas. Mereka semuanya sudah diberangkatkan pada Kamis (28/5) pekan lalu untuk beradaptasi dengan lingkungan di Negeri Singa, termasuk beberapa diantaranya sudah ada cabor yang memulai laga. “Para atlet-atlet DIY yang berangkat ini turun di sebelas cabang olahraga,” imbuhnya.

Nama-nama atlet itu, sebut Prawindro, yakni Aditya Hari Sasongko (tenis), Anto Bertiawan (bola voli), Rosita Eka Putri Sari dan Maretha Dea Geovani (bulu tangkis). Kemudian Antony Putro Nugroho (sepak bola), Julius Yoga Kurniawan serta Ivana Ardelia (wushu). Kemudian Gebby Adi Wibawa Putra (biliar), Hendra Purnama dan Titik Kusuma Wardani (panahan). Lalu Putri yaninda Sari, Anisa Feritrianti, Claudia Megawati (renang indah). Ditambah Elan Riyadi, Muh Nur Fathoni dan Riska Agustin (balap sepeda).

“Adapun lima pelatih ada Nurhayati, Wawan Setyobudi, Hendri Setiawan (balap sepeda) lalu Rahmi Kunia (taekwondo) dan Hery Surahno (atletik),” jelas dia.

Lebih lanjut Prawindro menambahkan, dengan prestasi yang ditorehkan atlet-atlet dari DIY tersebut, KONI akan terus memberikan dukungan. Dan untuk saat ini dukungan yang diberikan seperti pemberian uang saku bagi yang diberangkatkan ke Singapura.

“Sesuai kesepakatan, jika ada atlet yang dipanggil Negara untuk turun di ajang internasional, mereka akan mendapatkan uang saku. Meskipun kami juga belum bisa pastikan berapa besarannya itu dan kapan akan disampaikan karena mereka sebagian sudah berangkat,” tandas dia.

(Gading Persada/CN39/SM Network)

Comments

comments