JUARA: Tim Putri DIY foto bersama saat peluncuran tim yang akan berangkat ke Kejurnas KU-16 di GOR Klebengan. Tim Putri  DIY merupakan juara bertahan di ajang ini. (suaramerdeka.com/Gading Persada)

12 Tim Basket Bersaing Ketat di Jogja

JUARA: Tim Putri DIY foto bersama saat peluncuran tim yang akan berangkat ke Kejurnas KU-16 di GOR Klebengan. Tim Putri  DIY merupakan juara bertahan di ajang ini. (suaramerdeka.com/Gading Persada)

JUARA: Tim Putri DIY foto bersama saat peluncuran tim yang akan berangkat ke Kejurnas KU-16 di GOR Klebengan. Tim Putri DIY merupakan juara bertahan di ajang ini. (suaramerdeka.com/Gading Persada)

SLEMAN, suaramerdeka.com – Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Basket Kelompok Umur (KU)-16 akan berlangsung di GOR Klebengan, Sleman, 5-10 April. Sebanyak 12 tim putra- putri bersaing ketat pada even yang digelar sekaligus sebagai seleksi pembentukan Tim Nasional (Timnas) Basket Indonesia untuk kejuaraan SEABA 2017.

“Tidak seperti kejurnas sebelumnya, pada even kali ini hanya diikuti enam provinsi dimana masing-masing mengirimkan satu tim putra dan satu tim putri. Semuanya dari Pulau Jawa,” tutur Ketua Panitia Kejurnas Basket KU-16, Adi Pramono saat jumpa pers sekaligus peluncuran tim basket DIY, Minggu (2/4).

Adi menyebut kelima provinsi yang mengirimkan pebasketnya yakni DKI Jakarta, Banten, Jabar, Jateng, Jatim dan tuan rumah DIY. Bagi DIY even ini merupakan dua kali mereka menjadi tuan rumah dimana 2016 lalu pada even serupa mereka juga bertindak menjamu para tim-tim tamu. Bahkan, provinsi ini sukses keluar sebagai juara di bagian putri.

“Tahun ini peserta sedikit karena berbarengan dengan agenda ujian sekolah. Jadi banyak Pengprov Perbasi yang tak bisa mengirimkan karena atletny terbentur ujian di sekolah masing-masing. Tapi PP Perbasi tak bisa berbuat banyak dan tetap menginginkan even ini terlaksana terlebih Mei nanti sudah ada kejuaraan SEABA,” paparnya.

Meski minim peserta, Adi mengaku Kejurnas kali ini tetap tidak akan kehilangan greget karena kekuatan basket di Tanah Air saat ini memang masih berpusat di Pulau Jawa. Para tim peserta diyakini sangat berambisi untuk bisa keluar sebagai juara dan mematahkan dominasi tim basket DKI Jakarta.

“Jakarta selama ini selalu mendominasi baik tim putra dan putri. Seperti tahun lalu di bagian putra juaranya tetap DKI, tapi di putri mengejutkan karena DIY bisa juara juga,” ungkapnya.

Terpisah, Pelatih Kepala Tim Basket Putra DIY Rinto Widianto mengaku sangat berambisi mengikuti jejak tim putri yang berhasil menjadi juara tahun lalu.

“Ini tantangan bagi kami karena latihan harus berbagi waktu dengan anak-anak yang sibuk belajar untuk ujian,” sambung dia.

Rencananya, di masing-masing kelompok, semua tim akan saling bertemu. Dua tim peringkat teratas akan bertemu untuk mendapatkan juara satu dan dua.

(Gading Persada/CN39/SM Network)

Comments

comments