Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

100an Perenang Solo Raya Panaskan Krapta

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

SOLO, suaramerdeka.com – 100an perenang dari Solo Raya diprediksi memanaskan Kejuaraan Renang Antarperkumpulan Taruna (Krapta) se-Indonesia, 3-5 Februari nanti. Mereka bakal bersaing memburu gelar juara pada ajang di kolam renang Tirtomoyo Manahan, Solo itu.

“Selain Solo, setahu saya di eks Karesidenan Surakarta yang punya perkumpulan renang adalah Klaten, Karanganyar dan Sragen. Kira-kira 100an perenang dari empat daerah itu bakal turut berkompetisi,” kata ketua panitia Krapta, Devy Rachyuanto, Rabu (11/1).

Dia memperkirakan, Solo lebih mendominasi dalam pesebaran asal daerah peserta Solo Raya dengan kisaran 50 atlet. Lalu separuh lainnya dari tiga daerah sekitarnya.

Kendati demikian, pria yang juga Ketua Pengkot Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) tersebut  tidak berani mematok target tinggi raihan gelar juara dari perenang-perenang Kota Bengawan.

“Kejuaraan nanti berskala nasional. Artinya, para pesaing bakal berdatangan dari berbagai daerah di Indonesia. Padahal sebagian besar perenang muda Solo Raya belum pernah tampil di ajang kejurnas,” ujar dia.

Devy memprediksi raihan medali emas para perenang under 16 tahun dari Solo hanya berkisar empat-lima keping. Padahal, puluhan simbol juara disiapkan pada ajang memperebutkan Piala Kapolda Jateng 2016 tersebut.

“Para perenang muda dari luar Jateng, bahkan luar Jawa, saya belum mengetahui peta kekuatannya secara pasti. Tetapi sudah tentu mereka punya kemampuan bagus, hingga jauh-jauh turut berlomba di Solo,” tuturnya.

Dia menjelaskan, kejuaraan setingkat taruna ke bawah tersebut akan dilombakan dalam empat kelompok umur (KU). Yakni mulai KU-5 hingga KU-2. Rentang usia KU-5 adalah sembilan tahun ke bawah, KU-4 (10-11 tahun), KU-3 (12-13 tahun), serta KU-2 (14-15 tahun).

(Setyo Wiyono / CN26)

Comments

comments