Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

10 Tikungan Jadi Tantangan di Motoprix Solo

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

SOLO, suaramerdeka.com - Sebanyak 10 tikungan jadi tantangan bagi para pembalap yang bertarung pada Kejurnas FDR NHK Motoprix Putaran 6 Region 2 di Sirkuit Manahan Solo, Sabtu-Minggu (22-23/10).

Tikungan-tikungan itu dirancang pada lintasan sepanjang 1,07 kilometer dalam satu lap, dengan arah berlawanan putaran jarum jam. “Lebar sirkuit antara delapan sampai 10 meter, sehingga persaingan pasti berlangsung ketat,” kata ketua panitia Lilik Kusnandar kepada pers, Selasa (18/10).

Ada 13 kelas yang bakal digelar dalam ajang yang juga didukung Suara Merdeka itu. Empat kelas kejurnas yakni MP1 (150 cc 4T tune up seeded), MP2 (125 cc 4T tune up seeded), MP3 (125 cc 4T tune up pemula) dan MP4 (110 cc 4T tune up pemula) bakal jadi ajang persaingan ketat.

Sebab menurut Lilik, para pembalap papan atas nasional menyatakan hadir. Dia menyebut Galang Hendra, Reza Danica, Sigit PD, Suramono dan Sulung Giwa akan beradu kebut di kelas MP1 dan MP2. “Atlet Jateng seperti Ardi Satya Sadarma (Purworejo) dan Agus ‘Iwan’ Setiawan (Solo) juga turut memburu posisi puncak dua kelas itu,” ujar pria yang juga Kabid Olahraga Motor Roda Dua pada Pengprov IMI Jateng tersebut.

Lilik menambahkan, kejurnas berhadiah total Rp 80 juta itu ditargetkan diikuti 200 starter. Pendaftaran akan dibuka mulai Rabu hingga Jumat (21/10). Para starter tak hanya beradu kebut di kelas wajib, tetapi juga supporting wajib yakni MP5 (150 cc 4T standar pemula) dan MP6 (125 cc 4T standar pemula).

Beberapa pembalap Solo dan sekitar juga siap bersaing di kelas itu. “Ada Irfan Ardiansyah dan Ibnu Sina yang akan turun di MP5 dan MP6. Keduanya adalah atlet pemula andalan Solo,” tutur Lilik.

(Setyo Wiyono / CN26)

Comments

comments