Wanna Cry Resahkan Dunia Usaha | suaramerdeka.com

Minggu , 28 Mei 2017

Home » SmCetak » Ekonomi - Bisnis » Wanna Cry Resahkan Dunia Usaha

Wanna Cry Resahkan Dunia Usaha

20 Mei 2017 0:01 WIB Category: Ekonomi - Bisnis, SmCetak A+ / A-

SEMARANG – Heboh virus Wanna Cry belakangan ini membuat resah kalangan dunia usaha. Mereka dituntut mengantisipasi serangannya agar tidak mengancam keamanan digital perusahaan.

Wakil Ketua Bidang Multimedia dan Telekomunikasi Kadin Jateng Priyo Suyono menuturkan serangan virus Wanna Cry yang melanda sejumlah perusahaan membuat para pengusaha resah. Virus tersebut, lanjut dia, menjadi viral dan trending topic di Google. Virus Wanna Cry atau Wanna Decryptor mulai menyerang sejumlah negara pada 13 Mei lalu.

Dua rumah sakit di Indonesia juga telah diserang oleh Wanna Cry, yakni RS Dharmais dan RS Harapan Kita. Serangan virus itu membuat resah, karena bisa melumpuhkan sistem di jaringn komputer. ’’Sejak dini, perusahan harus mengantisipasi.

Bangun jaringan keamanan digital sebaik dan seaman mungkin,’’ tegas Priyo pada Biztalk ’’Dampak dan Strategi Keamanan Digital Perusahaan’’ yang diselenggarakan Kadin Jateng bersama Icon+ di Hotel Oak Tree Semarang, kemarin.

Business Development GDI Lab Indonesia Jefri Dinomo menyatakan ada beberapa hal yang dapat dilakukan supaya tidak terinfeksi virus Ransomware Wanna Cry. Sebelum itu, Ransomware adalah perangkat lunak perusak yang akan mengenkripsi file di komputer yang sudah terinfeksi. ’’Jika sudah terserang virus tersebut, komputer bisa terkunci dan pengguna tidak bisa mengakses file, gambar, serta dokumen sampai membayar,’’jelas dia.

Mudah Terinfeksi

Biasanya, kata dia, komputer mudah terinfeksi saat pengguna membuka sebuah tautan berbahaya. Selain itu, bisa juga dari pesan e-mail, karena sering dikirimi pesan dari akun yang disamarkan. ’’Hacker juga bisa menanam malware pada sebuah situs, sehingga kita perlu lebih berhati-hati menggunakan internet,’’ ujar dia.

Manajer Pendapatan PT Icon+ SBU Semarang Nila Candrarini menyebutkan Icon+ fokus pada penyediaan jaringan, jasa, dan konten telekomunikasi, khusus untuk mendukung teknologi dan sistem informasi PT PLN (Persero) serta publik. Sebagai anak perusahaan PLN, pada awalnya fokus melayani kebutuhan jaringan telekomunikasi BUMN itu.

Seiring dengan kebutuhan industri akan jaringan telekomunikasi dengan tingkat availability dan reliability yang konsisten, perseroan melihat peluang baru untuk mengembangkan usaha. ’’Kami mengkomersialkan kelebihan kapasitas jaringan telekomunikasi ketenagalistrikan serat optik. Keamanan data perusahaan akan terjaga dengan serat optik Icon+,’’ tandas Nila. (K14-17)

Comments

comments

Wanna Cry Resahkan Dunia Usaha Reviewed by on . SEMARANG - Heboh virus Wanna Cry belakangan ini membuat resah kalangan dunia usaha. Mereka dituntut mengantisipasi serangannya agar tidak mengancam keamanan dig SEMARANG - Heboh virus Wanna Cry belakangan ini membuat resah kalangan dunia usaha. Mereka dituntut mengantisipasi serangannya agar tidak mengancam keamanan dig Rating: 0
scroll to top